Cerita Seleb

Penganiaya Tamara Bleszynski Dihukum Lebih Berat

"Saya ke Bali untuk mencari aman dan damai. Tapi saya ketakutan dan terganggu dengan kejadian ini," katanya di hadapan Majelis Hakim.

Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta / Instagram
Tamara Bleszynski dan I Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat (WS). (Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta / Instagram) 

Sementara dari keterangan Adrian, dirinya menyatakan memang benar Sobrat melakukan penganiayaan dengan menjambak rambut Tamara.

"Saya melihat Sobrat menjambak rambut Tamara. Posisi saya yang bonceng Tamara jadi saya melihat ke belakang. Usai kejadian, selanjutnya kami berhenti di warung dan terdakwa kembali mendekat dan temannya mau memukul. Kemudian kami langsung melaporkan kejadian ini," jelas pria asal Inggris melalui penerjemahnya.

Atas keterangan kedua saksi itu, Sobrat membantah sebagian keterangan Tamara.

Dirinya menyatakan tidak menjambak Tamara, melainkan menjambak rambut Adrian.

"Keterangannya ada yang benar dan tidak benar. Saya tidak ada menjambak rambutnya. Saya menjambak rambut Adrian. Adrian telah memaki saya dan menghina rasa nasionalis saya," sanggah Sobrat.

Meskipun keteranganya dibantah oleh terdakwa Wayan Sobrat, Tamara berharap dari proses persidangan ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap Sobrat yang sesuai dengan perbuatannya.

(TribunBali)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved