Heboh Medsos

Viral, Arafah Rianti Unggah Video Oknum Polisi Terima Uang saat Menilang

Komika Arafah Riyanti mengunggah sebuah video di akun Instagramnya, Kamis (27/4/2017).

TRIBUN-MEDAN.com - Komika Arafah Riyanti mengunggah sebuah video di akun Instagramnya, Kamis (27/4/2017).

Dalam video tersebut, terlihat seorang oknum polisi menerima uang dari pengendara mobil yang ditumpangi Arafah Rianti.

Baca: Mengharukan, Ini Keinginan Jupe saat Dikunjung Sahabat, Pengin Didandani lalu . . .

Baca: Pengancam Cinta Kuya Tak Jadi Dilaporkan ke Polisi, Ternyata karena Hal Ini

Baca: Situs Telkomsel Diretas dan Berisi Keluhan Internet Mahal, Akun Ini Beli Paket Rp 1,5 Juta Seminggu

Dalam caption video tersebut, Arafah mengaku kecewa pada oknum polisi lantaran sikap oknum polisi yang dianggapnya melakukan pungli.

"Selumnya karena saya lancang memvideo ini. Disini saya sebagai pengguna jalan merasa hilang rispek dengan polisi yang bapak tugaskan dijalan untuk mengatur lalu lintas atau mendisiplinkan pengguna jalan. Saya setuju jika bapak buat tugas polisi dijalan untuk itu, saya sangat setuju.

Tapi yang saya kecewa, kenapa polisi yang bapak tugaskan di jalan Bukan untuk mendisiplinkan pengguna jalan, melainkan menambah pundi" uang mereka ?

Pak bapak tau gak pak kalo bawahan bapak melakukan ini ? Tolonglah pak, ini merugikan kami, dan merugikan bapak juga.

Jangan sampai tugas polisi yang mulia ini di selewengkan dengan beberapa oknum polisi nakal yang hanya memikirkan harta mereka.

Ayolah kalian buat evaluasi, bicarakan. Kenapa kalian seperti ini ? Gaji yang didapat sangat minimkah pak ? sehingga kalian mengorbankan citra baik kalian didepan masyarakat.

Baca: Dua Bocah Terancam Kehilangan Ibunya, Posting Video Ini di Facebook Kejadian Setelahnya Mengharukan

Baca: Eko Patrio Dianggap Tutupi Hubungan Gelap Ayu Ting Ting Raffi Ahmad, Akun Ini Bikin Pernyataan

Baca: Kasus Hukum antara Julia Perez dan Nikita Mirzani Belum Selesai

Maaf, kalo saya lancang. Maaf, saya hanya ingin mengembalikan fungsi polisi sebagai pengaman masyarakat bukan penakut masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved