Hari Buruh
Tak Cuma Dibakar, Begini Nasib Karangan Bunga untuk Ahok di Tangan Buruh yang Demo
Rombongan buruh juga tampak di area sekitar Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
TRIBUN-MEDAN.com - Hari pertama di bulan Mei diperingati secara rutin sebagai Hari Buruh Internasional.
Pada hari ini, Senin (1/5/2017), massa yang terdiri dari ratusan buruh pun turun ke jalanan ibu kota.
Mereka menyuarakan pendapat dan menuntut hak-hak serta kesejahteraan yang lebih.
Rombongan buruh juga tampak di area sekitar Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Baca: Sepasang Anak SMP Digerebek saat Mesum, Satpol PP: yang Perempuan ini Agak Nakal
Baca: Luna Maya Belum Menikah tapi Sudah Gelar Pemotretan Prewedding
Baca: Rekam Diperkosa dan Upload di YouTube, Wanita 22 Tahun: Saya Diperkosa 5 Kali Seminggu
Sontak, suasana di sekitar area tersebut langsung berubah drastis.
Sebelumnya, area Balai Kota dipenuhi ribuan karangan bunga yang diberikan warga untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Senin siang tadi, massa membakar ratusan karangan bunga untuk Ahok yang terletak di sekitar area Balai Kota.
Saat dimintai keterangan, perwakilan buruh justru mengaku berniat baik.
Mereka ingin membersihkan area tersebut dengan membakar karangan bunga.
Pasalnya, saking banyaknya karangan bunga yang diletakkan di area Balai Kota hingga Monumen Nasional (Monas), mereka merasa risih dan kotor.
"Saya bertanggungjawab. Tangkap saya kalau berani. Kami yang melakukan ini," jelas orator yang berada di mobil komando, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.
Ia pun mempertanyakan keberadaan Satpol PP mengapa tidak membersihkan dan membuang karangan bunga itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/karangan-bunga-untuk-ahok_20170502_082340.jpg)