Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan, Ternyata Nicky Hayden Lakukan Kesalahan
Kepolisian Rimini, Italia, mengungkap telah melihat rekaman CCTV di perempatan jalan Via Tavoleto, tempat Nicky Hayden ditabrak mobil.
TRIBUN-MEDAN.com-Kematian Nicky Hayden pada Senin (22/5/2017) malam, menyisakan duka di dunia balap motor.
Hayden meninggal setelah tertabrak mobil saat bersepeda. Ia mengalami luka serius di kepala dan dada.
Sepeda Hayden, yang diduga berbahan karbon, sampai patah. Sementara kaca mobil Peugeot yang menabraknya, hancur.
Hal itu menggambarkan betapa dahsyatnya tabrakan yang menyebabkan Hayden akhirnya meninggal dunia.
Tapi, mengapa Hayden sampai tak bisa mengalami kecelakaan maut tersebut?
Sebuah tulisan yang dilansir oleh media Inggris, Express.co.uk, cukup mengejutkan.
Kepolisian Rimini, Italia, mengungkap telah melihat rekaman CCTV di perempatan jalan Via Tavoleto, tempat Nicky Hayden ditabrak mobil.
Dalam rekaman itu, Hayden tampaknya sedang asyik mendengarkan musik di iPod-nya.
Hayden juga terlihat menerobos lampu merah, dan akibat mendengarkan musik sambil naik sepeda, dia tak mendengar saat ada mobil melintas.
Padahal kita semua pasti tahu, bahwa naik motor atau sepeda perlu konsentrasi tinggi.
Motor atau sepeda hanya punya dua roda, sehingga jika terkena senggolan atau halangan sedikit saja, bisa berakibat fatal.
Jadi, naik motor atau sepeda sambil mndengarkan musik melalui earphone sebaiknya tidak dilakukan.
Karena bisa berdampak kurang baik, maka kepolisian memberi himbauan agar para pengguna kendaraan, tidak mengenakan earphone saat berkendara.
Himbauan dari pihak kepolisian ini dituliskan langsung dalam sosial media Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri).
"Jangan menggunakan earphones saat mengendarai sepeda motor (mendengarkan musik, dll), krn mengganggu konsentrasi & rawan kecelakaan." demikian tertulis dalam sosial media Twitter dan Facebook Humas Mabes Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nicky_hayden_20170524_095223.jpg)