Yana Zein Meninggal

Minuman Ini Dituding 'Pembunuh' Yana Zein, Ini Penjelasan Pakar

Setiap kali meminum cola dan sejenisnya, maka resiko terkena kanker payudara akan meningkat 15 persen.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
Tribunnews/Nurul Hanna
Putri sulung Yana Zein, Aurelia Callista Carilla (kiri) dan adiknya, Alika Pandora Salvine (dua kiri belakang) berada di dekat jenazah ibunya di Rumah Duka Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (1/6/2017). (Tribunnews/Nurul Hanna) 

Sebuah artikel yang diterbitkan media Inggris, The Telegraph, pada 1 Januari 2016, merilis penelitian ilmuwan dari University of Texas MD Anderson Centre, terkait minuman ini.

Menurut para ilmuwan dari Amerika Serikat tersebut, gula yang ada di dalam minuman cola, memang bisa membuat wanita yang kecanduan terkena kanker payudara.

Bahkan, kandungan gula dari minuman itu bisa menyebabkan kanker di payudara menyebar ke paru-paru.

Setiap kali meminum cola dan sejenisnya, maka risiko terkena kanker payudara akan meningkat 15 persen. 

Selain cola, makanan berbahaya lain yang disebutkan dalam riset ini adalah saus dan biskuit.

Para ilmuwan di University of Texas MD Anderson Center memberi sekelompok tikus satu empat menu makanan yang berbeda.

Hasilnya, dari tikus-tikus yang diberi menu kaya sukrosa, 50 sampai 58 persen mengalami gejala metastatis, atau penyebaran sel kanker yang sama dengan kondisi penyebaran sel kanker payudara pada manusia.

Pimpinan peneliti, Profesor Lorenzo Cohen, mengatakan : "Kami menemukan bahwa fruktosa yang ada dalam tabel gula dan sirup jagung di minuman, yang menjadi biang penyebaran sel kanker dan produksi zat berbahaya lain dalam kanker payudara,"

Sementara, peneliti lain, Dr Peiying Yang, meyakini bahwa penelitian ini adalah yang pertama, dalam meneliti konsumsi gula berlebih sangat mempengaruhi perkembangan sel kanker payudara.

Di negara barat, berbagai media sudah mewanti-wanti bahaya gula yang terkandung dalam minuman-minuman seperti coke.

Sejumlah video di YouTube juga banyak menggambarkan 'gila'-nya kandungan gula di minuman ini.

Seperti video di bawah.

Dalam video ini, seorang pria mencoba merebus sebotol minuman coke untuk melihat kandungan gula.

Sementara seorang juru bicara minuman bersoda Coca-Cola kepada Metro.co.uk memiliki penjelasannya.

"Orang-orang telah menikmati minum Coca-Cola selama lebih dari 129 tahun. Seperti semua minuman ringan, itu benar-benar aman untuk diminum dan dapat dinikmati sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup."

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved