Inilah Kronologi Penahanan Ustaz Solmed di Bandara Singapura
"Dia ini (bapak dan anak) ada di samping saya, negor saya, 'Pak Ustadz mau kemana?' Namanya juga dia kenal saya kan, sering lihat di TV,"
TRIBUN-MEDAN.com - Dari penuturan Ustaz Sholeh Mahmoed Nasution (Ustaz Solmed), digiringnya ia ke ruang isolasi bermula dari kejadian di dekat pintu Imigrasi, bandara Changi, Singapura.
Saat itu, Ustadz Solmed tengah menunggu rekannya.
Baca: Konyol, Kotak Sumbangan Pelayat untuk Mendiang Yana Zein Kok Bisa Hilang
Baca: Menakjubkan, Tendangan Gunting Mario Mandzukic Samakan Kedudukan Juventus atas Madrid
Baca: Ibunda Berencana Memindahkan Makam Yana Zein, Ini Alasan Swetlana
Saat sedang di area pintu Imigrasi, Ustaz Solmed ditegur oleh dua orang warga negara Indonesia.
Dua orang tersebut merupakan ayah dan anak.
"Dia ini (bapak dan anak) ada di samping saya, negor saya, 'Pak Ustaz mau kemana?' Namanya juga dia kenal saya kan, sering lihat di TV," cerita Ustaz Solmed saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (3/6/2017).
Baca: Akhirnya Terkuak Apa Sebenarnya Agama Yana Zein setelah Prosesi Pemakanan Penuh Drama
Percakapan singkat tersebut, nyatanya menarik perhatian petugas Imigrasi bandara. Padahal Ustadz Solmed tak berbincang banyak.
"Saat itu, saya dikira berteman sama bapak dan anak itu, saya ditanya, 'you berempat mau membicarakan apa?', jadi seakan dikira kita sudah kenal lama dan merencanakan sesuatu," lanjut Uztad.
Ustadz Solmed sempat memberi pengertian, ia baru saja mengenal bapak dan anak tersebut.
Namun, petugas bandara tak terima alasannya, Ustaz Solmed tetap digiring ke ruang isolasi, seluas sekira 3x3 meter.
Di sana ia diinterogasi oleh pihak kepolisian.
"Sudah bukan petugas imigrasi lagi yang interogasi, tapi polisi. Mungkin kalau di (Indonesia) sini petugas Reserse," kisahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ustaz-solmed_20170603_203427.jpg)