Heboh Medsos

Viral, Tentara AS Jadi Mualaf Setelah Mengalami Peristiwa Ini

"Kemudian saya kata, 'kamu tak nampak saya sedang arahkan senjata ke arah kamu? Kamu tak tahu ke saya boleh tembak kamu begitu saja?

Editor: Tariden Turnip
facebook

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebuah video merekam pengakuan seorang tentera Amerika menjadi mualaf viral di media sosial.

Awalnya video itu diunggah One Path itu kemudian diunggah kembali oleh situs Explore Islam yang seterusnya dishare di Facebook.

Baca: Merinding, Arwah Julia Perez Datang, Adiknya Dipeluk Saat Tidur di Kamar Almarhum

Di dalam video berdurasi 1.45 minit itu, seorang tentara AS yang dikenali sebagai Randy menceritakan detik permulaan tertarik dengan Islam.

"Satu hari, ketika saya sedang menjaga pagar ini - bersenjatakan senapan untuk mengawal, dan tiba-tiba ada sebuah truk menuju ke arah saya.

Baca: Selamat, Alvin dan Istri Mualafnya Baru Saja Dikaruniai Anak Pertama! Ini Namanya

Baca: Artis Cantik Ini Blak-blakan Bareng Suami Dikabarkan Mualaf Karena Menikah

Baca: Setelah Nikahi Pria Batak dan Pindah Keyakinan, Begini Kehidupan Artis Cantik Ini

"Ketika truk tersebut semakin dekat, saya berteriak menyuruhnya untuk berhenti. Truk itu kemudian berhenti dan sopirnya keluar berjalan ke arah pagar.

"Ketika dia datang ke arah saya, wajahnya asyik tersenyum saja. Dalam kepala saya,' pria ini sudah gila' - saya tak tahu apakah ada yang salah dengan dia ni.

Baca: Nama Julia Perez Mendunia, Sampai-sampai Situs Luar Negeri Beritakan Kematiannya

"Tapi ada sesuatu yang memberitahu saya supaya jangan tembak. Ada sesuatu yang memberitahu saya supaya tidak menarik picu.

"Setelah itu dia mendekati saya. Dari percakapan kami, saya beritahu dia tidak boleh masuk ke dalam pagar,

"Kemudian saya kata, 'kamu tak nampak saya sedang arahkan senjata ke arah kamu? Kamu tak tahu ke saya boleh tembak kamu begitu saja?

Baca: Akunnya Ditangguhkan, Ini Curhatan Pengemudi Ojek Online yang Jadi Viral

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved