alamak

Misteri Pria yang Bisa Melayang tanpa Alat, Mengaku Dibantu Mahkluk Ini

Tiba-tiba Home naik dan melayang-layang di udara, hampir-hampir kepalanya menyundul langit-langit.

Editor: Tariden Turnip
wikipedia
Praktisi yoga mempraktikkan kemampuan melayang tanpa bantuan alat 

“Aku duduk bersama dengan Home, Lord Adare, dan Kapten Wymme. Home yang dalam  keadaan kerasukan keluar dari jendela kamar sebelah lalu masuk ke ruangan lewat jendela.

“Mula-mula kami mendengar jendela sebelah dibuka. Sesaat kemudian ia sudah ada di luar jendela ruangan kami.

“Di bawah sinar bulan kami melihatnya berada 15 cm di atas ambang jendela dan diam terpaku selama beberapa detik.

“Baru setelah itu ia mengangkat jendela lalu melayang masuk ke ruangan kami dengan kaki dulu dan kembali duduk di kursinya.

“Jarak antara kedua jendela itu sekitar 2,3 m dan tidak ada sedikit bagian pun yang menghubungkan keduanya.

“Lebar ambang jendela pun tak lebih. dari 30 cm, seperti yang biasa ada di tiap rumah untuk meletakkan pot bunga," Master of Lindsay mengungkapkan pengalamannya tentang peristiwa yang menggemparkan itu.

Bertentangan dengan tuduhan sementara orang, bahwa ia menggunakan hipnotis dan memanfaatkan halusinasi massa, Home justru tak pernah meminta penontonnya agar bergandengan tangan dan berkonsentrasi atau memadamkan lampu untuk menciptakan suasana "magis".

Malah ia selalu mempersilakan penonton untuk mengobrol sewajarnya. Ia pun lebih suka keadaan terang benderang daripada remang-remang.

Meskipun di masa tuanya Home bisa melayang atas kemauannya sendiri, ada kalanya ia melayang secara tak disengaja.

Misalnya ia nampak betul-betul terkejut ketika suatu kali tuan rumah memberi tahu bahwa ia sedang melayang di atas bantalan kursinya.

Home sendiri menggambarkan pengalaman melayangnya  begini, "Aku tak merasa ada yang menyangga, dan sejak pertama kali melakukannya aku tidak pernah merasa takut; meskipun kalau sampai jatuh dari langit-langit ruangan tempat aku melayang-layang itu, aku pasti akan cedera berat. Biasanya, aku melayang tegak lurus; tanganku sering kali menjadi kaku; dan terjulur ke atas seakan sedang menjangkau sesuatu yang tak kelihatan."

Memang sampai akhir hidupnya Home bersiteguh, semua yang dilakukannya melulu atas bantuan roh-roh halus.

(Seperti pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Desember 1993) 

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved