Menurut Ahli Sejarah, Hari Jadi Kota Medan Bukan Tanggal 1 Juli 1590, Tapi
Kepada Tribun-medan.com, ia menjelaskan tak ada peristiwa apapun yang terjadi pada 1 Juli 1590.
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menetapkan 1 Juli 1590 sebagai Hari Jadi Kota Medan. Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyebutkan tanggal tersebut sudah dikukuhkan, bahkan ia mengklaim memiliki kajian.
Walau demikian ia membuka pintu untuk melakukan dialog publik terkait perbedaan pandangan dengan para akademisi.
"Kalau mau dialog, bisa saja. Tapi tolong cari buktinya. Namanya ada perkembangan, kami siap menerima itu," kata Eldin kepada Tribun-medan.com usai Paripurna Istimewa DPRD Medan, Kamis (22/6/2017).
Baca: Anggota DPRD Pakai Jas dan Kebaya di Rapat Paripurna Istimewa, Ini yang Dibahas
Baca: Di Hari Ulang Tahun Kota Medan, Wali Kota Sebut Kota Ini Akan Punya LRT dan BRT
Baca: Dzulmi Eldin: Beri Saya Kesempatan Hingga Akhir 2017
Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Ichwan Azhari menyebutkan telah lama pihaknya mendesak Pemko Medan untuk menggelar dialog publik.
Kepada Tribun-medan.com, ia menjelaskan tak ada peristiwa apapun yang terjadi pada 1 Juli 1590.
"Pemko tidak merespon desakan akademisi. Perlu dicatat, desakan tak hanya dari saya, akademisi USU juga melakukan hal yang sama, seperti Budi Agsutono (Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU)," tutur Ichwan.
Ia menegaskan bahwa dirinya memiliki dokumen terkait hari jadi Kota Medan. Pemerintah Belanda lah yang menetapkan Medan sebagai kota pada 1 April 1909.
Namun pada 1975, tanggal tersebut dihapus dan diganti menjadi 1 Juli 1590.
"Tak bisa dimungkiri Medan adalah kota warisan kolonial. Tahun 1975 ada yang mencoba menghapus jejak Belanda, dan ditetapkanlah tanggal 1 Juli 1590. Tanggal yang kita rayakan sekarang bukan tanggal hari jadi Kota Medan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ichwan_azhari_20151123_153508.jpg)