Pasar Murah Daging Sapi Segar Diserbu Pembeli

Harga pasar daging beku di pasaran sekitar Rp 80.000 per kilogram. Namun, di pasar murah ini daging dijual dengan harga Rp 75.000 per kilogram.

(HARIS PRAHARA)
Pasar murah daging digelar di Kranggan, Bekasi, Kamis (22/6/2017). Harga daging sapi segar maupun beku yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga pasar. Pasar murah digelar hingga 30 Juni 2017. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Pasar daging murah di kawasan Kranggan, Bekasi, Kamis (22/6/2017), memancing antusiasme warga. Mereka memborong daging untuk disajikan pada hari raya Idul Fitri.

Lokasi pasar murah daging tersebut terletak di pelataran Toko Daging Nusantara, Jalan Kranggan Raya Nomor 45, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Pantauan Kompas.com, pasar murah yang dimulai sejak pukul 06.00 masih dipadati warga meski hari telah beranjak siang. Mereka setia mengantre untuk mendapatkan daging beku maupun daging segar dengan harga miring.

Harga pasar daging beku di pasaran sekitar Rp 80.000 per kilogram. Namun, di pasar murah ini daging dijual dengan harga Rp 75.000 per kilogram.

Baca: Eksekusi Jessica Tunggu Jaksa Terima Salinan Putusan

Harga lebih miring berlaku untuk daging segar yang dibandrol hanya Rp 90.000 per kilogram. Padahal, harga di pasar bisa mencapai Rp 120.000 per kilogram bahkan lebih.

Salah satu pembeli, Umamah (47), mengaku tertarik membeli daging karena harganya murah. Ia pun memborong 4 kilogram daging sapisegar dengan total harga Rp 360.000. Menurut dia, jika membeli di tempat lain dengan jumlah sama, total harganya bisa mencapai Rp 480.000.

"Cukup berasa hematnya, bisa buat beli susu anak atau keperluan lain," ujarnya.

Umamah membeli daging tersebut untuk sajian saat silaturahmi keluarga di rumahnya pada hari raya lebaran. "Lumayan kan, kapan lagi daging sapi segar cuma Rp 90.000. Asyik buat dibikin semur ini," ucapnya seraya tertawa.

Hal serupa diungkapkan Amin (50). Pria yang datang bersama putranya itu memborong 5 kilogram daging sapi beku. Amin merupakan pelanggan setia Toko Daging Nusantara sejak tiga tahun silam. Ketika pasar murah digelar, ia pun tak ingin melewatkan kesempatan itu.

"Tiap tahun memang saya memburu pasar murah seperti ini. Ya, biar bisa menghemat juga. Biayanya bisa dialihkan untuk belanja baju Lebaran," kata Amin.

Pasar murah rutin digelar

Komisaris Utama Toko Daging Nusantara, Diana Dewi, mengatakan, program pasar murah itu rutin digelar sejak tiga tahun silam. Toko Daging Nusantara bekerja sama dengan Perum Bulog dan Komite Daging Sapi untuk menggelar pasar murah tersebut. 

Baca: Perjuangan Witri demi Kuliah S-2, Buka Warung Lotis Kejujuran hingga Les Silat

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved