Teroris Serang Mapolda

Berikut Kronologi Lengkap Serangan Terduga Teroris di Mapolda Sumut hingga Menewaskan Anggota Polisi

Berikut informasi kronologi penyerangan dan pembunuhan petugas polisi di Mapolda Sumut yang dihimpun tribun-medan.com

Editor: AbdiTumanggor
HO
Mayat terduga teroris yang tewas ditembak setelah membunuh satu anggota polisi yang berjaga di Pos II Mapolda Sumut, Minggu (25/6/2017) dini hari. 

11. Pelaku yang tewas dan personel polisi Aiptu Martua Singgalingging, serta Brigadir Erbi Ginting dibawa ke RS Bhyangkara, Medan.

Kapolri Jenderal Polisi, Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan melakukan kunjungan ke Terminal Kampung Melayu Untuk Melihat Lokasi Ledakan. Jumat (26/5/2017). (Warta Kota/Joko Supriyanto)
Kapolri Jenderal Polisi, Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan melakukan kunjungan ke Terminal Kampung Melayu Untuk Melihat Lokasi Ledakan. Jumat (26/5/2017).  (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Sebelumnya, saat terjadinya serangan teroris di terminal Kampung Melayu bulan lalu, Kapolri Tito Karnavian sudah mengingatkan para personel polisi di seluruh wilayah agar tetap siap siaga dan mewaspadai gerakan teroris, yang mana belakangan ini salah satu sasarannya adalah pos-pos polisi atau pun markas kepolisian.

Tengku Erry usia Salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (25/6/2017).
Tengku Erry usia Salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (25/6/2017). (Tribun Medan/Hendrik Naipospos)

Gubernur Sumut Mengutuk Keras

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengutuk keras pembunuhan anggota kepolisian di Mapolda Sumut yang tepat di hari kemenangan, Idul Fitri 1438 H.

"Kapolda pasti menindaklanjuti masalah ini. Bongkar sampai ke akar, tangkap semua jaringannya," ucap Erry tegas kepada www.tribun-medan.com di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (25/6/2017).

Ia mengaku bahwa ancaman bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu ia menghimbau seluruh masyarakat untuk waspada.

"Kita tak tau bagaimana pergerakan teroris. Kepolisian dan TNI harus siap, kami tak mau Sumut dan Medan tercemar," ujarnya yang didampingi Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.(*)

Baca: Ucapan Bocah Korban Malapraktik Ini Bikin Terharu: Om Ganteng Aku Masih Bisa Sembuh Kan?

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved