Bawa Senjata Api, Seorang TKW asal Jeddah Arab Saudi Ditahan Petugas Bandara Soekarno-Hatta

Ia ditahan oleh petugas bandara karena kedapatan membawa sebuah senjata api berupa pistol di dalam salah satu tasnya.

Editor: AbdiTumanggor
internet
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Saharyati Teba (45), seorang penumpang Garuda Indonesia yang mengaku sebagai tenaga kerja wanita (TKW) asal Jeddah, Arab Saudi ditahan oleh petugas Bandara Soekarno-Hatta.

Dari Bandara Soekarno-Hatta, Saharyati hendak terbang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ia ditahan oleh petugas bandara karena kedapatan membawa sebuah senjata api berupa pistol di dalam salah satu tasnya.

Baca: Masli Damanik Minta Maaf pada Warga, Sebut Tidak Tahu Menahu Perbuatan Syawaluddin

Baca: 13 Pengedar Narkoba Divonis Mati dalam Sidang di Stadion, 8 Langsung Dieksekusi

Setelah diperiksa petugas, Saharyati mengaku, bahwa senjata api itu bukan miliknya.

"Kejadiannya hari Sabtu (24/6/2017) lalu, pukul 16.30 WIB petugas kami dikabari ada calon penumpang bawa senjata api ketahuan dari mesin x-ray saat pemeriksaan," kata Aviation Security, Rescue, and Fire Fighting Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, Tommy Hadi Bawono, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (27/6/2017) malam.

Tommy menuturkan, dari pemeriksaan sementara, Saharyati menceritakan dia baru kembali dari Jeddah ke Tanah Air pada Kamis (22/6/2017) lalu.

Pada hari Sabtu sebelum terbang, Saharyati menemui seorang pria yang dipanggil John yang kemudian menitipkan tas hitam kepadanya.

Baca: GNPF MUI Disebut Terima Rp 1 Triliun setelah Temui Jokowi, Bachtiar Nasir Bilang Gini

Baca: HEBOH, NASA telah Temukan Mahkluk Luar Angkasa, Alien

Belakangan, baru diketahui tas hitam itu berisi senjata api berikut dengan 21 butir amunisi di dalamnya.

John menitipkan tas itu kepada Saharyati dengan alasan akan mengambilnya kembali setelah John tiba di Lombok, tidak lama setelah Saharyati mendarat di sana.

Saharyati kini masih berada di Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk diperiksa lebih lanjut.

Saharyati bersama barang bukti (pistol dan amunisi) yang terkumpul sudah dilimpahkan dari pihak Avsec kepada penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved