Jemput Penumpang di Kuburan Jam 3 Pagi, Sopir Grab Alami Hal Mengerikan
Pengemudi taksi 'online' asal Singapura, Chisa Lim, misalnya, mungkin menjadi orang yang paling tidak beruntung karena ditumpangi 'hantu'.

Kekasih Chisa, Joey Ong, mengunggah cuplikan percakapan tersebut ke akun jejaring sosial Facebook dan menuliskan status seperti ini:
"Saya harap Anda malu dengan sikap Anda, mengerjai pengemudi Grab. Mereka hanya berupaya mencari penghasilan untuk hidup," tulisnya.
"Dia (calon penumpang) membuat pacar saya mengemudi dini hari ke kuburan dan memilih cara tunai sebagai metode pembayaran. Saya benar-benar dikerjai."
Tentunya, aksi calon penumpang tersebut memantik kecaman dari para netizen dan menilai hal itu sungguh keterlaluan.
"Karma itu ada, tunggu saja," tulis salah seorang netizen.
Namun, ada pula yang mengatakan bahwa Chisa harusnya lebih teliti sebelum mengambil pesanan, dan menyadari kalau itu merupakan perbuatan iseng.
"Bayangkan saja, lokasi penjemputan di kuburan pada jam 3 pagi. Apakah dia (Chisa) tidak menyadari sedang dikerjai?" tulis netizen lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-penumpang-grab-tribun_20170706_152736.jpg)