Agar Warga Tak Berobat ke Luar Kota, Dirut Baru RSUD Djasamen Saragih akan Perbaiki Pelayanan

Dokter Susanti Dewayani resmi dilantik sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Penulis: Dedy Kurniawan |
Tribun Medan/Dedy
dr Susanti Dewayani usai pelantikan sebagai Dirut RSUD Djasamen Saragih di Ruang Data Balai Kota, Kamis (13/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Dokter Susanti Dewayani resmi dilantik sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Ke depan dokter ini akan mengutamakan kualitas Sumber Daya Manusia demi memperbaiki citra pelayanan RS yang kerap jadi sorotan, saat diwawancarai di ruang data Balai Kota, Kamis (13/7/2017)

"Yang pertama itu kami akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas SDM-nya, yakni dokter perawat dan pelayanannya. Karena SDM itu berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu alat-alat akan kami lengkapi dahulu," katanya.

Ditanyai terkait rencana ke depan soal banyaknya masyarakat yang lebih memilih berobat ke Medan atau luar kota lainnya, Susanti mengatakan segera memperbaiki intern dan sistem manjemen yang akan dipimpinnya.

Baca: Akhirnya RSUD Djasamen Saragih Punya Pemimpin, Ini Sosoknya

Baca: Reinward Minta Pejabat RSUD Djasamen Saragih Utamakan Pelayanan Bagi Masyarakat

Baca: Anak Bupati Pemilik Sabusabu Bikin Gaduh di Pengadilan, Kejar dan Coba Pukul Wartawan yang Meliput

"Target utama agar RS jadi tempat kesejahteraan pasien bagi kesehatan masyarakat Siantar dan sekitar. Kita akan segera perbaiki internal dan manajemen, kinerja sdm pegawai dan alat-alat. Itu pasien sering ke Medan karena alat tidak lengkap seperti scanning, alat pemeriksa jantung," bebernya.

Susanti juga dengan tegas meminta setiap dokter untuk mengutamakan bekerja di RSUD dibanding membuka praktik pribadi. Dirinya kondisi pelayanan kesehatan di tahun-tahun sebelumnya bisa perlahan dibenahi.

"Emang dokter diizinkan buka tiga tempat praktik. Ke depan kita akan utamakan perawatan di RS. Itu yang sudah ya sudah lah. Yang lama-lama sudahlah. Proseslah. Banyak yamg lama tidak bisa saya sampaikan di sini. Sesuai ijazah kan jelas dokter praktik dan mengabdi kemana," pungkasnya. 

*******

BACA BERITA-BERITA POPULER BERIKUT INI

Baca: Ejakulasi Dini? Tak Perlu Obat Kuat, Cukup Pakai Jus Wortel dan Kuning Telur Ayam Kampung

Baca: Lakoni Hubungan Seks saat Sakit Kepala, Perempuan Ini Mendadak Lumpuh usai Orgasme

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved