Breaking News:

Breaking News

Diguncang Gempa Berkekuatan 5,5 SR, Sebanyak 60 Unit Rumah Rusak

Gempa bumi berkekuatan 5,5 pada skala richter yang terjadi di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara pagi tadi menyebabkan kerusakan rumah milik warga.

IST
Rumah salah satu warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 5,5 pada skala richter, Jumat (14/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gempa bumi berkekuatan 5,5 pada skala richter yang terjadi di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara pagi tadi menyebabkan kerusakan rumah milik warga.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (14/7/2017).

Baca: Eks Perusahaan Sandiaga Tersangka Korporasi, Dicari Penanggung Jawab Sekarang

Dari data yang dihimpun BNPB, sedikitnya ada puluhan rumah yang mengalami keretakan.

"Jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat bencana gempa pagi tadi ada 60 unit. Ke-60 unit rumah ini tersebar di Kota Padangsidempuan dan Tapanuli Selatan," kata Sutopo, Jumat (14/7/2017) sore.

Baca: BREAKING NEWS: Gempa 5,5 SR Guncang Sumut, Ini Lokasi Pusat Gempa

Baca: Ini Kondisi Terakhir Sidimpuan Pascadiguncang Gempa 5,5 SR

Adapun wilayah yang terdampak gempa tersebar di Kota Padang Sidempuan, Kecamatan Padang Sidempuan Angkola Julu, Desa Poken Jior, Desa Mompang, Desa Simatohir, dan Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru.

Baca: Pemeran Krisna di Mahabarata Berubah Total, Penampilannya Kini Bikin Wanita Susah Berpaling

Untuk wilayah Tapanuli Selatan, katanya, desa yang terdampak gempa meliputi Kecamatan Angkola Barat, Desa Sitara Toit dan Desa Lobulayan Sigordang.

"Setelah tim kami melakukan pendataan, ternyata ada satu korban yang mengalami luka-luka. Ia adalah Masitoh Ritonga, perempuan berusia 73 tahun yang tinggal di Desa Sitara Toit," ungkap Sutopo.

Baca: Getaran Gempa 5,5 SR Sidimpuan Terasa hingga ke Rokan Hulu Riau

Baca: Gempa 5,5 SR Landa Padangsidimpuan, Gini Analisa dan Penjelasan BMKG

Kondisi terakhir, kata Sutopo, memang gempa ini tidak menimbulkan tsunami. Begitupun, masyarakat harus tetap waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

"Sekarang ini masyarakat sibuk melakukan perbaikan rumah yang terdampak gempa. Banyak bangunan mengalami keretakan setelah kejadian ini," ungkap Sutopo.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved