MENGERIKAN, Narkotika Baru Flakka Sudah Beredar di Indonesia, Pemakainya Jadi Zombie

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, narkotika jenis flakka telah masuk ke Indonesia.

Editor: Tariden Turnip
net
ilustrasi 

Efek lainnya yang juga mengerikan dari penggunaan flakka adalah dampak pada ginjal. Zat yang terdapat pada narkoba tersebut bisa menyebabkan otot semakin lemah dan membuat tubuh mengalami hipertermia. 

Flakka atau 'obat zombie', obat yang kini telah menyebar di beberapa negara besar telah memicu kerusuhan di kalangan kehidupan masyarakat dimana obat itu beredar.

Baca: Saat di Jogja Anies Bilang Ahok Djarot Gak Paham Anggaran, Menohok Jawaban Djarot

Seperti yang ditampilkan dari video yang dibagikan oleh pengguna media sosial, obat ini dapat membuat pencandunya memberi respon agresif yang luar biasa.

Kebanyakan pecandu akan meronta, menjerit, malah melukai diri sendiri ketika obat ini 'merasuk' dan mempengaruhi mereka. 

Bahkan ada kasus di mana seorang pecandu narkoba flakka menabrakkan dirinya ke mobil yang sedang berjalan, sehingga menyebabkan luka pada dirinya sendiri dan sopir di dalam kendaraan tersebut.

Pecandu narkoba zombie ini juga memiliki kecenderungan untuk melukai orang di sekelilingnya.

Baca: Viral, Anak SD Ini Nekad Melamar Kerja jadi Tukang Bersih-bersih Demi Tugas Sekolah

Kebanyakan dari mereka akan kehilangan kontrol dan menyerang orang yang terdekat dengannya.

Menurut pandangan Ahli Epidemiologi dan Penyalahgunaan Narkoba di Nova Southeastern University, Fort Lauderdale, Florida, Jim Hall, obat sintetis ini telah dilarang sejak 2012 karena dosisnya yang terlalu susah untuk dikendalikan dan ditentukan.

"Terlalu susah untuk menentukan dosis obat flakka yang nyata. Hanya dengan sedikit perbedaan dalam dosis yang menentukan apakah pengguna narkoba ini sebatas berhalusinasi atau mati," ujarnya.

Baca: RUU Pemilu Disahkan DPR, 5 Hal Krusial Ini Wajib Anda Ketahui!

Ia juga mengatakan, jika pengguna mengambil dosis berlebihan dari yang sebenarnya.

"Pengguna narkoba jenis ini hilang kontrol dan berubah menjadi agresif," katanya seperti yang dikutip melalui laporan CNN.com yang dilansir Sinar Harian.

Menurutnya lagi, suhu tubuh pengguna atau pecandu narkoba flakka ini akan meningkat menjadi 105 derajat celsius, selain itu menyebabkan mereka mengalami paranoia yang parah.

Halaman
1234
Sumber: Warta kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved