Galeri Investasi Hadir di Universitas Pelita Harapan

secara nasional BEI menargetkan sebanyak 300 galeri dan hingga saat ini sudah terbangun 276 galeri

Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Direktur Bursa Efek Indonesia, Nicky Hogan, bersama Direktur Utama Phintraco Sekuritas, Jeffrey Hendrik, perwakilan OJK dan juga perwakilan Universitas Pelita Harapan Medan saat melihat-lihat galeri investasi yang ada di Universitas Pelita Harapan Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bursa Efek Indonesia kembali meresmikan galeri investasi di Medan. Kali ini, galeri investasi tersebut hadir di Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan.

Direktur Bursa Efek Indonesia, Nicky Hogan, mengatakan, galeri investasi yang ada di UPH Medan tersebut merupakan galeri investasi keenam yang ada di Medan.

"Kalau untuk galeri investasi ini adalah galeri yang keenam. Sebenarnya kalau untuk bicara potensi di Sumatera Utara (Sumut) potensinya sangat besar untuk terus menggarap perguruan tinggi untuk bekerjasama dalam kontes galeri investasi tersebut," ujarnya ditemui seusai meresmikan galeri investasi di UPH Medan, Senin (31/7/2017).

Baca: NEWS VIDEO: BEI Resmikan Galeri Investasi ke Enam

Ia mengungkapkan, secara nasional BEI menargetkan sebanyak 300 galeri dan hingga saat ini sudah terbangun 276 galeri dan sisanya sebelum akhir tahun sudah bisa tercapai.

"Target di bulan Agustus sudah bisa menghadirkan 300 galeri tersebut secara nasional," ungkapnya.

Ia menuturkan, dari sisi pertambahan jumlah investor dan transaksi, Sumut memang merupakan salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia.

"Sebenarnya ini sudah menjadi program Bursa sejak awal tahun 2000, tetapi memang di tahun 2015 bursa sangat gencar mengkampanyekan Yuk Nabung Saham dan salah satu yang menjadi tulang punggung dari kampanye tersebut adalah teman-teman di perguruan tinggi yang dalam hal ini adalah mahasiswa dan lain-lain," tuturnya.

Ia menjelaskan, terbukti dari tahun lalu penambahan jumlah investor yang dari 100ribu tersebut, mayoritas penambahan dari usia 17 sampai 25 tahun yang merupakan kalangan mahasiswa.

"Kalau bicara dari sisi nilai dana yang terhimpun tentunya masih kecil. Kontesnya pun untuk teman-teman mahasiswa masih lebih kepada insvestasi jangka panjang," jelasnya.

Ia menerangkan, seperti yang diketahui kalau transaksi di bursa lebih banyak dikontribusikan oleh para traider.

"Namun untuk mahasiswa, nilainya kecil dan mungkin tidak signifikan tetapi kita bicara mereka melakukan pembelian secara berkala," terangnya.

Ia mengatakan, antusias masyarakat Sumut salah satu yang baik khususnya Kota Medan yang merupakan kota terbesar di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Phintraco Sekuritas, Jeffrey Hendrik, menuturkan, kehadiran galeri investasi memiliki banyak manfaat bagi sekuritas terutama untuk jumlah investor

"Saat ini Phintraco Sekuritas memiliki investor untuk seluruh Indonesia sekitar 16 ribu dan bisa saya katakan hampir 10ribu ada mahasiswa. Tetapi tiga atau empat tahun lagi mereka bukan lagi mahasiswa melainkan kelompok masyarakat yang ada di kelas menengah, yang memiliki nilai investasi," tuturnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved