Model Seksi Cerita Pengalaman Diculik Mafia, Hendak Dijual Jadi Budak Seks
Model yang suka berfoto dengan pakaian seksi itu mengaku menjanjikan hubungan seks untuk pelaku sebagai imbalan atas kebebasannya.
TRIBUN-MEDAN.com-Model asal Inggris yang menjadi korban penculikan, Chloe Ayling, mengerikan cerita menyeramkan yang ia alami selama disekap.
Model yang suka berfoto dengan pakaian seksi itu mengaku menjanjikan hubungan seks untuk pelaku sebagai imbalan atas kebebasannya.
Ibu berusia 20 tahun itu menggambarkan bagaimana dia mengatasi tingginya hasrat seksual pelaku, Lukasz Herba, selama enam hari penyekapan.
"MD (Herba) mencoba menggoda saya tapi saya selalu menghentikannya dengan menjanjikan hubungan yang lebih intim ke depannya," tutur Chloe.
Baca Juga Berita Lainnya:
Duh, Inilah Foto Pesta Pretty Asmara bersama Para Artis dan Model sebelum Akhirnya Ditangkap Polisi
Pernah Ngaku Dihamili Pengusaha dan Diminta Menggugurkan, Begini Nasib Model Seksi Ini Sekarang
Model Seksi Playboy Dikecam Gara-gara Berpose Tanpa Busana di Gunung Keramat
"Sebenarnya saya menuntunnya untuk percaya bahwa kita akan menjadi teman yang lebih intim saat penculikan ini berakhir."
Chloe, model glamor dari London selatan, menceritakan bagaimana dia membina kepercayaan dengan Herba, ketimbang mencemaskan hidupnya karena di sandera di rumah pertanian Italia di daerah terpencil.
"Saya bahkan berbagi tempat tidur dengannya. Saya rencananya dijual ke pembeli potensial di Timur Tengah," tuturnya.
Chloe mengklaim Herba malah membelikannya cokelat, sepatu baru dan pakaian dalam bersih setiap hari.
"Dia (Herba) tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap saya atau meminta saya melayaninya," ujarnya.
Sebab, imbuh Chloe, kelompok Black Death melarang atau menghukum anggota yang menyentuh korban penculikannya.
Chloe mengatakan, pada satu kesempatan, Herba sempat memperhatikannya mandi dan tidak berupaya untuk memperkosanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/chloe_20170809_134341.jpg)