Ibadah Haji
NEWSVIDEO: Pembekalan Calhaj Kloter 14 Ditunda, Ini Alasannya
"Kita tidak akan ada membelakangi jadwal, karena malam hari ini kita terima dan akan langsung diproses seperti kloter pertama hingga 13. Akan kita.."
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok terbang (Kloter) 14/MES yang masuk adalah Calon Haji (Calhaj) terakhir dari gelombang pertama.
Sebelumnya Kloter 14 asal Medan sudah datang Kamis pagi sekitar jam 10.00 WIB.
Sementara jemaah calon haji lainnya yang baru datang barasal dari Mandailing Natal (Madina) baru masuk pada Kamis malam (10/8/2017) jam 22.00 WIB.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017, Kepala Bidang Pemberangkatan Haji Sumatera Utara (Sumut), Bahrum Saleh mengatakan Calhaj Madina terlambat karena adanya hukum alam yang terjadi di Pahae Jae yaitu masalah longsor, karena itu diluar dugaan.
Baca: Tentara Pemukul Polisi Dikerangkeng, Tangan Diborgol dan Kaki di Rantai
"Kita tidak akan ada membelakangi jadwal, karena malam hari ini kita terima dan akan langsung diproses seperti kloter pertama hingga 13. Akan kita berikan gelang dan nomor bangku pesawat," kata Bahrum di Asrama Haji Medan, Kamis (10/8/2017).
"Bahkan karena kondisinya hujan, akan kita sediakan mobil untuk mengangkut jemaah. Setelah pemeriksaan kesehatan, Calhaj akan kita bawa ke ruang makan di Bir Ali untuk 106 orang. Kita berikan makan walaupun mereka saya lihat membawa nasi kotak dari sana," tambahnya.
Bahrum menjelaskan tidak akan ada perbedaan sedikitpun pelayanan yang dilakukan PPIH Embarkasi Medan. Kenapa mereka terlambat karena itu hukum alam Allahu Alam.
"Pembekalan malam ini ditunda menjadi besok, karena kami tidak mau terjadi perbedaan. Kalau seandainya malam ini kami kumpulkan semuanya, maka akan terbelakngkanlah Calhaj Madina," kata Bahrum.
"Makanya saya bilang batalkan itu tidak mau saya, tapi bagaimana besok siap Shubuh tepat waktu langsung di penginapan diberikan pembekalan biaya untuk disana dan paspor. Sekaligus Calhaj Medan dan Madina," tambahnya.
Bahrum menjelaskan terkait insiden lamanya jemaah sampai di Asrama Haji Medan, ia mengatakan ini adalah kloter kedua dari Madina, padahal beberapa kloter yang lalu dari Madina selalu penuh.
"Makanya saya katakan tadi kita yang merencanakan Allah yang menentukan, namun karena longsor sehingga terjadi kemacetan panjang di Pahae Jae," Pungkas Bahrum.
(cr9/tribun-medan.com)