Cerita Seleb

Nafa Urbach Usut Dugaan Pedofilia atas Putrinya, Postingannya Teramat Galau dan Memilukan

Baru-baru ini, aktris sekaligus penyanyi Nafa Urbach diketahui marah besar di akun Instagram pribadinya.

KOLASE/INSTAGRAM/TRIBUNWOW.COM
Nafa Urbach akan usut komentar tidak senonoh yang mengarah kepada pemberitaan anaknya. (KOLASE/INSTAGRAM/TRIBUNWOW.COM) 

TRIBUN-MEDAN.com - Baru-baru ini, aktris sekaligus penyanyi Nafa Urbach diketahui marah besar di akun Instagram pribadinya.

Hal itu terjadi lantaran ia terganggu dengan banyaknya komentar yang tidak pantas soal berita soal putrinya, Mikhaela.

Mikhaela adalah putri Nafa Urbach dan Zack Lee yang lahir pada 8 Februari 2011.

Sebelumnya, TribunWow.com memberitakan potret Mikhaela yang tumbuh menjadi gadis cilik yang cantik dan manis.

Berita itu sendiri dimuat di laman LINE Today pada Minggu (13/8/2017).

Nafa Urbach membaca berita mengenai putrinya tersebut dan mempermasalahkannya.

Namun, bukan isi berita yang dipermasalahkan oleh aktris berusia 37 tahun ini, namun melainkan komentar-komentar yang dianggapnya sangat mengganggu.

Diketahui, beberapa pengguna LINE kedapatan berkomentar menggunakan kata 'Loli'.

Nafa Urbach sebagai orangtua pun menjadi sangat waspada.

Balasan komentar Nafa Urbach
Balasan komentar Nafa Urbach (INSTAGRAM)
Balasan komentar Nafa Urbach
Balasan komentar Nafa Urbach (INSTAGRAM)

Ia pun langsung bereaksi untuk mencari segala informasi mengenai istilah yang banyak tercantum di dalam komentar LINE Today saat itu.

Setelah mengetahui pemberitaan tersebut mendapatkan banyak komentar tak senonoh, Nafa Urbach sebagai ibu pun langsung mencari berbagai informasi yang terkait dengan istilah yang ternyata berhubungan dengan pedofilia.

Melalui akun Instagram-nya, Nafa Urbach akan mengusut, mengungkap, dan bahkan mencari orang-orang yang berkomentar seperti itu.

Baca: Axcel Narang Akhirnya Beber Pengakuan Terkait Kabar Kezia Karamoy Sudah Melahirkan

Ia pun mengunggah beberapa hal yang terkait dengan hal ini. Pemberitaan TribunWow.com mengenai penjelasan istilah 'Loli' pun juga diunggah olehnya di Instagram.

Tak main-main, ia juga memohon bantuan kepada Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto, sosok yang memang dikenal sebagai pemerhati dan psikolog anak-anak untuk mengusut dugaan pedofilia ini bersamanya.

Saat tim TribunWow.com memantau Instagram Story milik Nafa Urbach pun, ia juga banyak memantau kisah-kisah serupa yang ternyata juga dialami oleh banyak orangtua di luar sana.

Keresahan Nafa Urbach terhadap pedofilia yang juga dirasakan netizen.
Keresahan Nafa Urbach terhadap pedofilia yang juga dirasakan netizen. (IG Story Nafa Urbach)
Nafa Urbach akan mengusut komentar-komentar tak senonoh di pemberitaan anaknya.
Nafa Urbach akan mengusut komentar-komentar tak senonoh di pemberitaan anaknya. (IG Story Nafa Urbach)

Tentunya, hal ini sendiri menjadi keresahan tersendiri bagi Nafa Urbach dan orangtua lainnya terhadap anak-anaknya karena banyaknya predator pedofilia.

Istilah 'Loli' ini sendiri menjadi perhatian khusus tersendiri bagi Nafa Urbach dan memang disayangkan bahwa tidak banyak yang tahu mengetahui istilah ini sendiri.

Kembali, tim TribunWow.com akan mengulas istilah 'Loli' yang tidak asing di kasus pedofilia.

Baca: Bikin Heboh, Istri Sammy Simorangkir Beber Pengakuan Hamil padahal Baru Sebulan Menikah

Beberapa waktu yang lalu, sempat heboh pemberitaan terungkapnya grup komunitas pedofil yang bernama 'Official Candy's Group' di Facebook pada 17 Maret 2017 silam.

Kasus tersebut terungkap dengan bukti-bukti screenshot percakapan mengerikan para anggota grup tersebut.

Ada yang menarik dalam percakapan para anggota grup tersebut.

Dalam setiap percakapan mereka, selalu disebutkan kata 'Loli'.

Baca: Menilik Permainan Ciamik Raja Asis Liga Inggris Christian Eriksen

Sebuah kata yang mungkin asing untuk didengarkan oleh orang-orang biasa.

Jadi sebenarnya apa itu 'Loli'?

Dilansir dari laman Wikipedia, Loli adalah singkatan dari Lolicon yang berasal dari Bahasa Jepang dan merupakan gabungan kata dari kata Lolita dan Complex.

Dalam bahasa aslinya, Lolicon memiliki makna seseorang yang mempunyai obsesi pada anak-anak di bawah umur, menjelang atau sebelum masa pubertas.

Baca: Kesaksian Ashanty Menyasar Perlakuan Jokowi Ini Bikin Netter Langsung Ribut, Ada Apa Ya?

Istilah Lolicon sering digunakan oleh otaku dalam ruang lingkup Anime, Manga, dan Game.

Lolicon dipercaya oleh beberapa orang sebagai salah satu klasifikasi dari otaku karena kebanyakan otaku menyukai karakter berwajah seperti anak-anak

Ruang lingkup penggunaan istilah ini hanya digunakan oleh komunitas otaku, sehingga istilah Lolicon mengalami perubahan makna menjadi lebih sempit, yaitu menjadi obsesi kepada objek visual yang imut-imut dan manis.

Diakui, secara umum istilah Lolicon ini berbeda dengan pengertian pedofilia.

Baca: Apakah Kamu Bahagia? Hal Ini Dapat Dilihat dari Lamanya Tidurmu Loh

Kata Lolita diambil dari tokoh novel fiksi berjudul Lolita karya penulis Rusia, Vladimir Nakobov.

Dalam novel yang telah diangkat ke dalam layar lebar beberapa kali ini menceritakan seorang laki-laki dewasa yang jatuh cinta kepada seorang perempuan yang berusia 12 tahun bernama Lolita.

Istilah ini digunakan pertama kali oleh Russell Trainer dalam bukunya The Lolita Complex.

Kemudian, istilah ini pun meluas kepada gadis kecil dan/atau gadis yang umurnya sudah tidak muda, tetapi masih mempunyai ciri-ciri seperti gadis kecil, baik dalam hal fisik maupun perilaku.

Baca: Suami Selingkuh kala Usia Kandungan Tiga Bulan, Lima Tahun Kemudian Begini Nasibnya

Pengertian yang Salah antara Lolicon dan Pedofilia

Beberapa pendapat negatif terutama dari pihak yang tidak memahami perbedaan antara Lolicon dan Pedofilia menyatakan bahwa keduanya merupakan hal yang sama.

Bahkan dinyatakan orang yang menyukai Loli memiiki kepastian akan menuju ke arah pedofilia.

Kritikus budaya Hiroki Azuma mengatakan bahwa sangat sedikit pembaca manga loli yang melakukan kejahatan.

Lolicon bukanlah pedofilia. Pengertian dari istilah Lolicon lebih mengarah ke afeksi (rasa suka) terhadap gadis di bawah umur atau gadis yang sudah tidak muda, tetapi memiliki sifat serta penampilan menyerupai gadis muda.

Sementara pedofilia merupakan kelainan kejiwaan dan orientasi seksual seseorang, yang sudah sampai tahap eksploitasi seksual terhadap anak-anak di bawah umur, baik pria maupun wanita.

(TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved