Tanpa Busana Ingin Terobos Masuk Istana, Ini yang Diteriakkan Sianturi

Brokington Sianturi atau BS (33) mengagetkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017)

Youtube
Personel Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) menangkap seorang pria tak dikenal yang nekat masuk ke Istana Merdeka Jakarta, Senin (28/8/2017) pagi. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA-Brokington Sianturi atau BS (33) mengagetkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017) pagi. Dia mencoba memanjrat pagar Istana dalam kondisi bugil.

BS melakukan aksi nekatnya sambil berteriak-teriak ingin menikah di dalam Istana Kepresidenan. Aksi nekat itu hanya berlangsung sesaat, hingga BS diamankan Paspampres sebelum menginjakkan kaki di dalam Kompleks Istana Presiden.

"Setelah dilakukan pemeriksaan B tidak membawa identitas diri dan mulut mengeluarkan busa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, Senin (28/8/2017).

Setelah diberi pakaian oleh Paspampres, BS diserahkan ke Polsek Gambir untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat menjalani pemeriksaan di Polsek Gambir, BS meracau dan mengatakan ingin masuk ke Kantor Presiden Joko Widodo untuk menikah.

Baca Juga:

ASTAGA! Seorang Pria Nekat Tanpa Busana Ingin Masuk Istana Negara, Paspamres Ambil Tindakan Ini

Terungkap, Inilah Identitas Pria Tanpa Busana yang Nekat Menyusup ke Istana dan Disergap Paspampres

Pria Bugil di Depan Istana Ngotot Mau Nikah, Heboh, Tren Tanpa Busana di Tempat Umum

Kepada petugas, pihak keluarga mengatakan bahwa BS memiliki banyak masalah karena usahanya berjualan alat terapi di Pasar Baru sedang mundur, dan ingin menikah tetapi belum mendapatkan calon pendamping.

"Bukan sakit jiwa, dia itu depresi. Informasi dari keluarganya, karena dia ingin menikah dan usahanya agak berat, karena persaingan dagang yang kuat. Jadi agak stres karena dua itu," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi, Rabu (30/8/2017).

Namun, polisi tetap menelusuri kemungkinan ada alasan lain yang mendorong BS melakukan aksi nekat berlari bugil menuju Istana Presiden.

Setelah dilakukan tes urine, BS positif methamphetamine atau sabu. Kepada penyidik, BS mengaku baru saja menggunakan sabu di kontrakannya di Pasar Baru bersama beberapa temannya sebelum berlari ke Istana.

Penyidik langsung mendatangi kontrakan BS, tapi tidak menemukan barang bukti narkoba.

Polisi kemudian menangkap rekan BS yang ikut dalam pesta sabu, yakni D, AM, V dan M.

Ternyata, M merupakan wanita teman dekat BS. Dia mengaku mulai menggunakan sabu setelah dekat dengan M.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved