Dosen Unimed Ini Ternyata Lulusan S3 Luar Negeri, Tapi Sekolahkan Anaknya Lewat Jalur Ilegal

Dosen Unimed tersebut bernama Drs Eddyanto. M.Sc.,Ph.D. Dia adalah dosen tetap Jurusan Kimia pada Fakultas MIPA Unimed dengan nomor induk pegawai 1967

Tribun Medan
Para orangtua siswa yang berusaha masuk sekolah favorit melalui jalur ilegal nyaris bentrok, Dr. Eddiyanto PhD (Insert) 

Laporan Wartawan Tribun Medan /Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang dosen Universitas Negeri Medan (Unimed), dan menyandang gelar Doktor, melakukan tindakan tidak terpuji. Yaitu memasukkan anaknya ke SMAN 2 Medan lewat jalur ilegal alias 'siswa siluman'. Ia malah mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang lumrah.

Dosen Unimed tersebut bernama Drs Eddyanto. M.Sc.,Ph.D. Dia adalah dosen tetap Jurusan Kimia pada Fakultas MIPA Unimed dengan nomor induk pegawai 196704251994031012.

Selain menyandang gelar tertinggi, Drs Eddyanto. M.Sc.,Ph.D juga lulusan luar negeri.

Sesuai data yang diporoleh Tribun Medan dari http://www.aston.ac.uk/, Eddyanto merupakan lulusan dari Aston University, Birmingham, United Kingdom. Ia pun menulis disertasi Functionalisation of polymers: reactive processing, structure and performance characteristics.

Baca: Dosen Unimed Bergelar PhD Dikecam Ngotot Anaknya Masuk Sekolah Favorit dari Jalur Belakang

Baca: Dosen Unimed Bergelar Doktor Masukkan Anaknya di Kelas Siluman, Alasannya Bikin Kaget

Humas Unimed, M Surip mengutarakan bahwa tindakan tidak terpuji yang dilakukan Eddyanto tidaklah mewakili kualitas dosen dari Unimed, dan yang dilakukan oleh Eddyanto tersebut adalah tindakan yang diluar dari institusi Unimed.

"Itu tindakan dia secara pribadi. Tidak ada hubunganya dengan Unimed. Yah kalau beliau memang dosen tetap di Unimed. Tapi sekali lagi, tindakanya tersebut adalah tindakan pribadi, bukan atas nama institusi," ujarnya melalu sambungan telepon.

Baca: WOW! Orangtua Rela Bayar Rp 7 Juta Agar Anaknya Jadi Siswa Siluman

Sebelumnya, meski tidak sesuai aturan, anaknya masuk ke SMAN 2 Medan, Eddyanto merasa solusi dari Dinas Pendidikan Sumatera Utara tidak tepat mengeluarkan siswa-siswa yang masuk secara illegal dan memindahkanya ke swasta.

"Saya ini adalah orang yang berkecimpung dalam universitas yang menghasilkan guru-guru terbaik. Saya dosen di Unimed. Saya tahu bagaimana dunia pendidikan. Karena itu saya sampaikan, sangat riskan bagi siswa, jika mereka dikeluarkan," ujarnya di di Aula Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Senin (11/9/2017).(*) 

                                                *******

                                         Klik Berita Lainnya

                                         # BeritaTERPOPULER

 Ariel Noah Beberkan Bukti-bukti Usai Heboh Fotonya dengan Wanita Cantik

Heboh Film Dewasa Sera Amane, Syutingnya di Jakarta, Honornya Segini Lo . . .

Rahma Azhari Bikin Jagat Maya Heboh usai Pamerkan Foto Tanpa Bra, Ini Fotonya

 

 

                                         #BeritaSELEB 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved