Tahun Baru Islam 2017, Syaikh Ali Jaber: Katakanlah yang Baik Tidak Menyakiti Perasaan Orang Lain

Harapan itu disampaikan Syaikh Ali Jaber saat mengisi acara Dzikir dan Doa Bersama serta Qhataman Alquran di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan Medan

Tayang:
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Tribun Medan/Abdi Tumanggor
Syaikh Ali Jaber saat menyampaikan ceramah kepada jemaah di Medan, Kamis (21/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Syaikh Ali Muhammad Ali Jaber mengharapkan umat Islam yang mayoritas di Indonesia, khususnya di Kota Medan, Sumatera Utara, bisa tetap menjadi teladan dan pembawa nilai-nilai kebaikan bagi sesama umat manusia.

Harapan itu disampaikan Syaikh Ali Jaber saat mengisi acara Dzikir dan Doa Bersama serta Qhataman Alquran di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/9/2017) pukul 07.30 WIB.

"Kalau kita salah bicara di hari-hari sebelumnya, mari minta ampun kepada Allah," ucapnya.

Baca: Ribuan Jemaah Penuhi Lapangan Benteng Memeriahkan Tahun Baru Islam 1439 Hijriah

Menurutnya, gara-gara salah bicara dan menyakiti perasaan orang lain, bisa masuk neraka (dosa) 70 tahun.

Ia yakin, umat Islam di Kota Medan, Sumatera Utara adalah umat yang diridhoi Allah, yang bisa menjaga keharmonisan, persatuan, dan keutuhan bangsa.

"Katakanlah yang baik. Berpikirlah terlebih dahulu sebelum diucapkan. Apa lagi kalau perkataan yang menyakiti perasaan orang lain," ucapnya.

Imam Masjid Nabawi ini pun dengan spesial mengapresiasi dan menyanjung para ibu-ibu yang hadir pada acara doa bersama ini.

Ia mengatakan,"bertahan di Indonesia karena ibu."

"Suka puasa adalah ibu."

"Suka bersedekah adalah ibu."

"Suka tahajud adalah ibu."

"Suka ngegosip adalah ibu."

"Menyiapkan makanan untuk suami adalah ibu."

"Mempersiapkan keperluan suami adalah ibu."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved