Setelah Temuan 2 Mayat dan Pekerja Tewas Kesetrum, Kembali Heboh Peristiwa Mengerikan Ini

Pekan ketiga September 2017, beragam peristiwa di Kabupaten Landak mampu menyedot perhatian masyarakat Kalbar

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUN-MEDAN.CO.ID, LANDAK - Pekan ketiga September 2017, beragam peristiwa di Kabupaten Landak mampu menyedot perhatian masyarakat Kalbar termasuk pihak kepolisian.

Bagaimana tidak, dalam empat hari terakhir setidaknya ada 3 peristiwa menghebohkan di Landak. 

1. Temuan 2 Mayat Tanpa Busana

Diawali temuan mayat wanita dan pria tanpa busana di semak-semak Dusun Sungai Buluh, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Landak, Selasa (19/9/2017) sore.

Kasus ini begitu menggemparkan dan hingga kini masih menyisakan misteri sekalipun keduanya sudah dimakamkan.

Jenazah perempuan KS (23) dimakamkan di Kabupaten Landak.

Sepasang Mayat di Ngabang
Sepasang Mayat di Ngabang (KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Sedangkan jenazah TJN (38) dibawa ke Kota Pontianak untuk dikremasi. 

Kala keduanya sudah dikirim ke alam baka, pihak kepolisian masih harus bekerja ekstra keras untuk memastikan penyebab keduanya meninggal.

Tim Bidokkes Polda Kalbar juga masih bekerja melanjutkan pemeriksaan pasca-melakukan autopsi. (Baca selengkapnya di sini)

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio saat melihat proses autopsi kedua mayat di RSUD Landak pada Rabu (20/9)
Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio saat melihat proses autopsi kedua mayat di RSUD Landak pada Rabu (20/9) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ALFONS PARDOSI)
Ayah KS, mencium foto almarhum anaknya saat dimakamkan di pemakaman kristen di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang pada Kamis (21/9/2017).
Ayah KS, mencium foto almarhum anaknya saat dimakamkan di pemakaman kristen di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang pada Kamis (21/9/2017). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI)

2. Pekerja PLN Tewas Kesetrum

Belum tuntas kasus temuan dua mayat tanpa busana, warga Ngabang kembali heboh, Kamis (21/9/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

Seorang pekerja PLN atas nama Riki Saputra (21) meninggal dunia akibat kestrum saat bekerja di Pasar Laut, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar.

Riki merupakan warga Jalan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya (KKR). Ia sempat dibawa ke RSUD Landak namun nyawa sudah tidak tertolong.

"Saat itu korban sedang perbaiki kabel JTR di Pasar Laut," ujar Kapolsek Ngabang, Kompol Sri Haryanto. 

Pekerja mengevakuasi jenazah Riki Saputra setelah kesetrum di tiang listrik Pasar Laut, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang pada Kamis (21/9)
Pekerja mengevakuasi jenazah Riki Saputra setelah kesetrum di tiang listrik Pasar Laut, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang pada Kamis (21/9) (Tribun Pontianak/Alfons Pardosi)
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved