Ojek Online di Bandung Tewas Ditembak Polisi, Begini Kronologinya
"Ada luka tembak di leher sebelah kanan pas saya lihat di rumah sakit. Wajahnya juga lebam," ungkap Suhendar.
"Pada saat dilakukan penangkapan di TKP, terjadi perlawanan oleh masyarakat yang ada di TKP, yang mengakibatkan anggota luka memar," ucap Hendro.
"Setelah itu terdengar bunyi letusan yang diduga dari senjata Bripka Pepe, mengenai tengkuk korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," tambahnya.
Ditemui di rumah duka, Hendro mengatakan, empat anggotanya itu telah diperiksa oleh Propam dan Reserse Polrestabes Bandung bersama empat saksi lain yang merupakan teman korban.
"Keempat anggota polisi ini sudah kita lakukan pemeriksaan di Propam Polrestabes Bandung. Anggota kita empat diamankan di Polrestabes Bandung, ada masyarakat yang kebetulan bersama almarhum juga dimintai keterangan. Bagaimana nanti kesimpulannya kita menunggu fakta di lapangan, nunggu pemeriksaan," tuturnya.
Dari pantauan Kompas.com, insiden tertembaknya Agus terjadi di bahu jalan mulut pintu Tol Moch Toha. Garis polisi tampak melintang di bahu jalan. Darah yang sudah mengering terlihat berceceran bersama pecahan kaca yang berserakan.
(Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani)
Berita ini telah dimuat di Kompas.com dengan judul: Kronologi Pengemudi Ojek Online Tewas Kena Tembak Polisi di Bandung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ojek-online-ditembak_20171001_160514.jpg)