Anies Segera Pindah ke Rumah Dinas Gubernur DKI, Ingin Lebih Dekat dengan Rakyat
Anies akan menempati rumah dinas gubernur, menunjang kerjanya lantaran jarak antara rumah dinas dengan kantornya di Balai Kota tidak jauh.
TRBUN-MEDAN.COM - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan memastikan akan segera menempati rumah dinas gubernur di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat usai pelantikan.
Meskipun demikian, ia mengaku tidak terburu-buru karena harus mempersiapkan dengan matang.
Ia juga masih memberi keleluasaan kepada Djarot Saiful Hidayat untuk kepindahannya dari rumah dinas itu.
Baca: Karangan Bunga Ahok-Djarot Bertambah Banyak,Jelang Pelantikan Gubernur Baru DKI
Baca: Terakhir Kerja, Djarot Masih Memakai Sandal Jepitnya Tinggalkan Balai Kota
"Soal kepindahan kami buat fleksibel saja. Transisinya dibuat leluasa. Jadi belum tahu kapan akan ditempati," kata Anies di rumah sinkronisasi di Jalan Tirtayasa II, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017)
Sejauh ini Anies mengaku belum pernah masuk ke rumah dinasitu. Apalagi, ia harus memikirkan sekolah anaknya yang berada lebih dekat dengan kediamannya di Jalan Lebak Bulus II, Cilandak, Jakarta Selatan.
"Jadi memang sekarang belum terpikirkan soal pindah itu."
Sebelumnya Anies bilang akan menempati rumah dinas gubernur untuk menunjang kerjanya lantaran jarak antara rumah dinasdengan kantornya di Balai Kota tidak terlalu jauh.
Keputusan itu diambil karena rumah pribadinya di kawasan Cilandak tidak memungkinkan untuk menunjang aktivitas hariannya.
Menurutnya, akses dari rumahnya di kawasan Jalan Lebak Bulus II, Cilandak, Jakarta Selatan menuju ke Balai Kota saat ini juga banyak proyek sehingga bisa menghambat aktivitas kerjanya.
"Rumah saya yang di Cilandak terlalu jauh dengan aktivitas saya. Anda tahu sendiri bagaimana kroditnya kawasan Lebak Bulus dan Antasari karena pembangunan MRT," kata Anies.
Bagi Anies, rumah dinas bukan semata fasilitas yang harus diterimanya. Namun, dia ingin rumah dinas menjadi tempat untuk berinteraksi dengan masyarakat.(*)
"Rumah dinas gubernur bukan milik saya. Saya ingin rumah itu menjadi media bagi gubernur lebih dekat dengan rakyatnya," ujarnya.
Anies juga menjamin, siapa pun rakyat Jakarta bisa mendatangi rumah dinas tersebut.
“Sebab, rumah dinas itu adalah amanah rakyat. Jadi, siapapun boleh berkunjung,” katanya(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-terpilih-anies-baswedan-tribun_20170512_200845.jpg)