Fadli Zon Beber Alasan Kenapa Beri Nilai 5 pada Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melihat masih banyak janji-janji kampanye yang belum terealisasi.

Warta Kota/Warta Kota/henry lopulalan
Presiden Joko Widodo dan Wakit Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat dengan kementerian, BUMN dan badan usaha lainnya di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melihat masih banyak janji-janji kampanye yang belum terealisasi.

Capaian pemerintah saat ini, menurut Fadli, masih jauh dari harapan.

"Kalau disuruh kasih angka 1 sampai 10, saya kasih angka 5," ujar Fadli dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Fadli mengaku membuat polling lewat akun Twitter @fadlizon, soal persepsi hidup masyarakat di tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Baca: Jadwal Babak 8 Besar Tak Kunjung Jelas, Begini Cara Djanur Siasati agar Semangat Skuat PSMS Terjaga

Baca: 10 Tersangka Ajukan Praperadilan ke PN Stabat selepas Keberatan Kasus Ditangani Kejari Medan

Baca: DJ Gebby Vesta Pernah Akui Begituan dengan Aktor India Vishal, Terbaru Ia Posting Itunya

Baca: Artis Jelita Ini Beri Jawaban Menohok pada Mantan Suami yang Minta Dipertemukan dengan Anak

Dari 7.400 orang yang mengisi polling, 66 persen mengaku hidup semakin susah.

"Saya kira ini bisa menunjukkan, saya lihat juga di beberapa polling lain di sosial media rata-rata mengatakan kehidupan lebih sulit," kata dia.

Menurut Fadli, banyak program kerja pemerintah yang kelihatan seolah kerja namun hasil dari kerja tersebut tak dirasakan langsung oleh masyarakat.

Misalnya, pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur dinilai mengambil porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sangat besar tapi tak memberi dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur seharusnya memberi multiplier effect, setidaknya terhadap 20 subsektor, mulai dari industri besi, semen, baja, hingga perbankan.

Namun, Fadli tak melihat ada kemajuan di sektor industri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved