News Video
Kelangkaan Air, Puluhan Masyarakat Mengantre Sejak Subuh
Puluhan masyarakat mengantre di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai untuk dapat memperoleh air bersih
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: Hendrik Naipospos
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pecahnya pipa distribusi air PDAM Tirtanadi di Jalan Purwo Delitua memutuskan distribusi air ke beberapa kawasan di Kota Medan, hal ini lantas membuat warga resah.
Warga Jalan Denai Gang Empat bernama Zuhri (25) mengatakan sudah dua hari pasokan air berhenti. Ia lantas mengantre di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai untuk dapat memperoleh air bersih.
"Mulai dari Subuh kami sudah di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai ini untuk antri mengambil air. Sudah dua harilah kelangkaan air terjadi," kata Zuhri, Selasa (24/10/2017).
"Alasan kenapa air matinya kita nggak tahu kenapa. Padahal Negara kita sudah merdeka," tambah Zuhri dengan nada kesal.
Baca: PDAM Tirtanadi Sudah Selesaikan Kebocoran Pipa, Sore Ini Krisis Air Akan Tuntas
Baca: Air ke Rumah Warga Tidak Mengalir, LAPK Minta PDAM Memberikan Respons Cepat
Zuhri pun berharap kedepannya agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Sebab banyak yang masyarakat yang merasakan dampaknya.
Sementara itu, warga lain yang tinggal di Jalan Rencong Kelurahan Pahlawan, Medan, bernama Sugiman mengaku sangat kesal dengan kelangkaan air yang terjadi.
Ia juga mengantre di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai, lantaran air yang disediakan PDAM diberikan secara cuma-cuma.
"Tapi disini ambil airnya gratis, kalau bayar tidak mau juga saya. Yang jelas saya berharap bila ada kerusakan cepatlah PDAM membenarkan kerusakannya biar ada air segera. Karena mau kencing pun nggak bisa," Pungkas Sugiman.
(cr9/tribun-medan.com).