News Video
HEBOH, Masyarakat Bali Menggelar Ritual Adat di Pucak Gunung Agung
Warga kembali menaiki puncak Gunung Agung, namun kali ini diikuti oleh 253 orang, Kamis (2/11/2017). Di sana mereka melakukan Ritual Pakelem.
TRIBUN-MEDAN.COM - Warga kembali menaiki puncak Gunung Agung, namun kali ini diikuti oleh 253 orang, Kamis (2/11/2017). Di sana mereka melakukan Ritual Pakelem.
Di dalam rangkaian ritual, sekitar tujuh orang menggelar Ritual Prani Mapiuning dipimpin oleh Jero Mangku Ada yang digelar di kawah sisi barat.
Bersama warga lainnya Jero Mangku Ada berangkat dari Pura Pangubengan Besakih sekitar pukul 04.00 Wita dan akhirnya tiba di puncak kawah Gunung Agung sisi barat sekitar pukul 09.30 Wita.
Menurut Jero Mangku Ada, sebelum tiba di puncak Gunung Agung asap belerang sudah tercium menyengat sehingga mereka harus memakai masker.
Baca: Masih Berstatus Awas, Drone Rekam Aktivitas Kawah Gunung Agung
Baca: Mengerikan, Bule Ini Buat Vlog di Puncak Gunung Agung, Asap Tebal dan Suara Gemuruh Terdengar Jelas
Mereka naik ke puncak gunung karena rasa penasaran yang tinggi.
"Dibanding tanggal 29, sekarang sudah ada perubahan. Saat itu keyakinan saya tipis Gunung Agung bakal meletus. Tapi setelah melihat lagi tadi, memang kita harus memandang serius aktifnya gunung agung ini," ujar Jero Mangku Ada.
Jero Mangku Ada merupakan seorang Pemangku Adat di Desa Pakraman Temukus, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Bali.
Simak videonya ;
(www.tribun-video.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ritual-adat-gunung-agung_20171103_100221.jpg)