Terkait Video Guru Pukul Murid, Guru dan Orangtua Korban Buat Perjanjian Damai

Perjanjian perdamaian tersebut dilakukan sejak 16 Oktober 2017 lalu.Hal tersebut diungkapkan Karo Penmas Divisi Humas Polri

Editor: AbdiTumanggor
Banjarmasin Post
Seorang guru terekam kamera tengah memukuli muridnya di dalam kelas disaksikan murid-murid lainnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Mu'in, guru SMPN 10 Pangkalpinang, Bangka Belitung, yang dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap muridnya ternyata telah membuat perjanjian perdamaian dengan korbannya, Rama Heryanto Putra.

Perjanjian perdamaian tersebut dilakukan sejak 16 Oktober 2017 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto melalui rilis resminya.

"Bertempat di SMPN 10 dilakukan pertemuan antara orangtua murid Rama, guru Mu'in, Kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pangkalpinang dan pengurus sekolah yang ditindaklanjuti dengan membuat surat perjanjian damai," ungkap Rikwanto.

Rikwanto mengungkapkan bahwa setelah kejadian, Rama langsung diperiksa kesehatannya oleh Rumah Sakit Umum Pangkalpinang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto. (Ambaranie Nadia K.M)

"Saat ini siswa Rama Haryanto bersekolah seperti biasa dalam keadaan sehat," ujar Rikwanto.

Seperti diketahui seseorang guru SMP di Pangkalpinang memukul siswanya sendiri.

Mu'in salah satu guru di SMPN daerah Pangkalpinang diduga telah memukul muridnya, Rama Heryanto Putra (14).

Dilansir dari Bangka Pos, MN berprofesi sebagai seorang guru matematika SMP.

Diketahui jika MN jengkel karena sering diejek oleh korban dengan memanggil namanya tanpa tambahan 'pak'.

Baca: Beredar Video Pemukulan Brutal Guru Pada Muridnya, Ini Kronologi Sebenarnya Versi Netizen

Baca: Viral, Guru Pukuli Siswa Hingga Masuk IGD, Lihat Videonya

Kadis Pendidikan Pangkalpinang Sempat Membantah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang Edison Taher.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang Edison Taher. (Bangkapos/Agus Nuryadhyn)

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher membantah video viral seorang guru yang memukul muridnya terjadi di Pangkalpinang.

"Tidak benar video itu terjadi di Pangkalpinang. Kami langsung klarifikasi dan kros check langsung, bahkan melibatkan kepolisian langsung bersama KPAD. Kita check langsung ke ruangan berbeda termasuk ventilasinya juga berbeda," ujarnya kepada Bangkapos.com, Senin (6/11/2017).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved