Wapres JK Turun Tangan Meme Satire Setya Novanto, Apa Benar-benar Sakit?

Kalla menilai, langkah Setya Novanto melaporkan pembuat meme dirinya ke polisi tidak tepat, begitu juga langkah kepolisian

KOMPAS IMAGES
Jusuf Kalla. (KOMPAS IMAGES) 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai keisengan warganet membuat foto Setya Novanto tengah terbaring sakit menjadi meme guyonan dilatarbelakangi ketidakpercayaan terhadap kondisi kesehatan Ketua DPR itu.

Publik meragukan Novanto memang sakit di tengah bergulirnya kasus korupsi proyek KTP-el yang saat itu tengah disidik KPK.

Oleh karena itu, Jusuf Kalla meminta dokter di RS Premiere Jatinegara, tempat Novanto dirawat, membuat penjelasan kepada publik bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu memang benar-benar sakit.

"Yang paling pokok disini ialah harus ada penjelasan dari dokter bahwa selama ini sakit apa. Harus dokter menjelaskan dia memang sakit," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Kalla menilai, langkah Setya Novanto melaporkan pembuat meme dirinya ke polisi tidak tepat, begitu juga langkah kepolisian yang langsung menindak penyebar meme tersebut.

Foto Setya Novanto ini diunggah oleh akun bernama @imanlagi di media sosial Twitter.
Foto Setya Novanto ini diunggah oleh akun bernama @imanlagi di media sosial Twitter.(Twitter/@imanlagi via Tribunnews.com)

"Kalau semua meme harus diadili capeklah pengadilan. Begitu banyaknya meme-meme," ujar Kalla.

Awal sakitnya, Novanto diduga terkena vertigo. Dia jatuh pingsan saat sedang bermain pingpong di rumahnya. Kemudian pada Jumat (15/9/2017) istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, mengatakan ada beberapa penyakit lain di organ tubuh suaminya yang muncul, seperti penurunan fungsi ginjal.

Pada Selasa (18/9/2017), Novanto menjalani kateterisasi jantung di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Akibat sakit, pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan proyek KTP-el tertunda.

Namun, beberapa hari setelah status tersangkanya dibatalkan praperadilan, Novanto langsung sembuh dan keluar dari rumah sakit.

Tanda Tangan Petisi 

Pengguna internet ramai-ramai menandatangani petisi meminta Polri menghentikan penyidikan terhadap warganet yang menyebarkan meme Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto.

Petisi yang digalang melalui situs change.org itu dibuat oleh DamarJuniarto, Regional Coordinator SAFEnet, Senin (6/11/2017) sore.

Petisi ditujukan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Setya Novanto, dan pengacaranya Friedrich Yunadi.

Dalam petisi tersebut, Damar menjabarkan adanya 32 akun media sosial yang dilaporkan Novanto ke polisi karena menyebar meme Setya Novanto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved