Liga 1

Juara Liga 1 Indonesia, Ini Asal Muasal Tim Bhayangkara FC

tim pendatang baru bernama Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 setelah menang 1-3 atas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan

Tayang:
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/BOLASPORT.COM
Pemain Bhayangkara FC merayakan gol yang dicetak Otavio Dutra (tengah) saat melawan Persela Lamongan dalam laga pekan ke-32 Liga 1 2017 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arifin Al Alamudi

TRIBUN-MEDAN.COM - Akhirnya siapa yang menjadi juara Liga 1 Indonesia tahun 2017 sudah terjawab.

Ya, tim pendatang baru bernama Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 setelah menang 1-3 atas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11/2017) malam.

Kemenangan ini membuat Bhayangkara mengumpulkan 68 poin, tiga poin lebih banyak dibanding posisi dua, Bali United.

Laga ini merupakan laga pekan ke-33 bagi kedua tim. Namun Bali United yang hanya menyisakan satu laga memiliki kemungkinan poin maksimal 68.

Baca: SELAMAT! Tim Pendatang Baru Juara Liga 1 Indonesia

Namun secara head to head, Bali United kalah dibanding Bhayangkara FC.

Adapun hasil Head-to-head Bhayangkara FC Vs Bali United:

Putaran 1: Bali United 1-3 Bhayangkara FC, Stadion Kapten I Wayan Dipta, (9/6/2017).
Putaran 2: Bhayangkara FC 3-2 Bali United, Stadion Patriot Chandrabhaga, (29/9/2017).

"Kalau menang malam ini (vs Madura United) maka kami seharusnya dapat poin 68. Dan walau Bali United bikin 100 gol ke gawang lawan terakhirnya nanti, tidak pengaruh karena kami memang unggul head to head atas mereka," kata Eko Yudiono, Media Officer BFC.

Baca: Belum Bertanding Lawan Madura United, Bhayangkara FC Naik ke Peringkat 1 Klasemen

Asal Muasal Bhayangkara FC

Cikal bakal klub ini berawal dari dualisme Persebaya Surabaya yang baeralih ke Liga Primer Indonesia dan mengubah namanya menjadi Persebaya 1927 di bawah PT Persebaya Indonesia.

Pada saat itu, tim yang dulu bernama Persikubar Kutai Barat diboyong ke Surabaya dan diubah namanya menjadi Persebaya Surabaya oleh Wisnu Wardhana di bawah PT. Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) agar Surabaya memiliki wakil di liga resmi PSSI.

Pada tahun 2015 mereka tidak boleh mengikuti turnamen arahan Mahaka Sports & Entertainment yang bertajuk Piala Presiden 2015.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved