Yoanes Bangga Bisa Raih Medali Perak Tinju di Ajang Kejuaraan Nasional

Perjuangannya di kejuaraan nasional perdananya membuahkan hasil manis dengan meraih medali perak di kelas 40 kg junior putra.

Tribun Medan/Victory
Atlet Tinju PPLP Sumut Yoanes Lubis 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Petinju bernama Yoanes Lubis memang masih baru di dunia seni pertarungan ini.

Namun, di usianya yang masih belia telah dipercayakan menjadi kontingen Sumut yang akan berlaga di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tinju antar PPLP se-Indonesia yang dihelat di Ambon, Maluku pada 21 hingga 28 Oktober lalu.

Perjuangannya di kejuaraan nasional perdananya membuahkan hasil manis dengan meraih medali perak di kelas 40 kg junior putra. Ia harus mengakui ketangguhan petinju Nusa Tenggara Timur (NTT), Riko di partai final.

Anak dari pasangan Darno Lubis dan Tiur Lina Situmeang mengaku kegagalan meraih emas dijadikan pengalaman yang amat berharga. Sekaligus moment evaluasi dirinya.

Baca: Petinju Sumut Tanpa Medali Emas di Kejurnas

"Kegagalan meraih emas di Kejurnas antar PPLP se-Indonesia di Maluku menjadi pengalaman berharga untuk dijadikan eveluasi dan pembenahan diri untuk menatap pertandingan berikutnya," jelasYoanes, Kamis (9/11/2017).

Sebagai seorang petinju ia mengaku harus memiliki jiwa sebagai satria yang harus menerima kekalahan dengan lapang dada.

"Namun, kekalahan tersebut harus dibayar dengan kesuksesan dengan meraih prestasi menuju podium satu pada evan Kejurnas yang akan datang," tegasnya.

Baca: Kejurnas Sudah di Depan Mata, Ini Persiapan Atlet PPLP Sumut

Atlet peraih emas Porkot Kota Medan 2017 ini menerangkan ajang nasional merupakan kesempatan untuk mengharumkan nama Sumut.

Ketika mendapatkan perak juga sebagai kebanggan tersendiri dan daerah lain tak boleh meremehkan kekuatan fighter Sumut.

"Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan dan merupakan modal dan dasar untuk laga berikutnya. Saya telah berlaga dengan maksimal, namun harus mengakui keunggulan lawan dengan kalah angka. Torehan perak yang diraih mudah-mudahan daerah lain dapat memperhitungkan dan berfikir dua kali saat menghadapi petinju Sumut," jelasnya.

Yoanes bertekad untuk mengukir prestasi dan prestasi dalam dunia tinju, dirinya termotivasi untuk mengikuti sejak saudara-saudara kandungnya, Samuel Lubis dan Ry Valdo Lubis.

Darah tinju yang mengalir dalam tubuhnya merupakan hobi yang menjelma sebagai batu loncatan untuk menuai prestasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved