Cak Lontong Alumni ITS yang Sukses di 'Jalan yang Sesat', hingga Menteri Susi Bergelar Doktor HC

Pemandu acara dan komedian, Cak Lontong, ternyata jebolan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS) Surabaya.Karena itulah,

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Kolase Kompas.com
Menteri Susi dan Cak Lontong 

"Kita tidak mudah memberi gelar honoris causa kepada seseorang. Sejak berdiri tahun 60, baru tiga orang yang diberi gelar kehormatan ini," jelasnya.

Gelar honoris causa pertama ITS, kata dia, diberikan kepada Doktor Hermawan Kertajaya pada 2010.

Dia dianggap memiliki kontribusi di bidang ilmu pemasaran.

Pada 2015, gelar yang sama diberikan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Risma dinilai memiliki kontribusi besar dalam dunia pembangunan tata kota selama menjabat sebagai wali kota Surabaya.

Kali ini, gelar honoris causa diberikan kepada Menteri Susi.

Menter Susi mendapat gelar honoris causa dari ITS Surabaya
Menter Susi mendapat gelar honoris causa dari ITS Surabaya (KOMPAS.com/Achmad Faizal)

Menteri Susi disebut berhasil membangun sektor kelautan dan perikanan Indonesia saat menjabat menteri.

"Sektor maritim tidak hanya disentuh dari sisi teknis, tapi secara berkesiambungan, ini yang penting," jelas Joni.

Kajian penganugerahan gelar doktor honoris causa untuk Menteri Susi dimulai sejak 2016.

"Pengkajian pemberian gelar doktor honoris causa untuk Menteri Susi memakan waktu cukup lama serta melalui prosedur ketat," tambahnya.

Bagi menteri Susi, gelar doktor honoris causa ini adalah yang kedua kalinya dia dapatkan.

Pada Desember 2016 lalu, dia juga pernah memperoleh gelar yang sama dari Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara penganugerahan tersebut sejumlah pejabat daerah dan pejabat pusat, dan tokoh masyarakat seperti Dirjen Dikti, Patdono Suwignyo, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal/Kompas.com)

Artikel sebelumnya sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Cak Lontong, Alumni ITS yang Sukses di "Jalan yang Sesat"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved