Sosok Eka Fitria Akbar Pembakar Mapolres Pernah Diusir Ayahnya Usai Ikut Pengajian

Satu diantara para jihadis yang nekad melakukan pembakaran polres Dharmasraya adalah Eka Fitra Akbar

Kolase Tribun Medan
Eka Fitra Akbar anak pejabat polisi yang terlibat dalam pembakaran Polres Dharmasraya 

TRIBUN-MEDAN.com - Satu diantara para jihadis yang nekad melakukan pembakaran markas polisi resort (Mapolres) Dharmasraya lalu ditembak mati polisi saat memergoki tindak kejahatannya adalah Eka Fitra Akbar.

Siapa sebenarnya sosok Eka Fitra Akbar yang merupakan seorang anak pejabat Polri? Kenapa dia bisa terjerumus ke dalam faham radikal dan menjadi simpatisan ISIS?

Eka lahir pada 13 Maret 1993. Dia merupakan anak Iptu Muhammad Nur seorang perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit Reskrim di Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi

Berdasarkan data kependudukan, ia berdomisili di rumah orang tuanya di Jalan Imam Bonjol, Lorong Aisyah RT 002 RW 004, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Muaro Bungo, Jambi.

Namun ia tak lagi tinggal di rumah orang tuanya itu sejak tahun 2016.

Eka tak boleh lagi kembali ke rumah orang tuanya setelah menunjukkan perubahan sikap semenjak bergabung dengan kelompok pengajian di Masjid Al Furqon di Kelurahan Cadika, Rimbo Tengah.

Eka dikabarkan pergi menuju Yogyakarta.

Pesan pelaku penyerangan Mapolres Dharmasraya tewas ditembak
Pesan pelaku penyerangan Mapolres Dharmasraya tewas ditembak (Kolase Tribun Medan)

Di sana ia menikah dengan seorang wanita bernama Endah Handayani dan memiliki anak laki-laki berusia 8 bulan yang diberi nama Abdul Azzam.

Sekira 7 bulan yang lalu, Eka kembali ke Muaro Bungo, Jambi.

Namun karena ia tinggal di rumah orang tuanya, Eka bersama anak dan istrinya tinggal di sebuah kontrakan rumah petak milik Samsul Hadi di Lorong Bulian, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah.

Sehari-harinya Eka diketahui berdagang es tebu di Jalan Diponegoro, Lorong Fahrudin.

Selain berdagang minuman es tebu, diam-diam ia diketahui sering melakukan latihan memanah di belakang Masjid Al Furqon, simpang Drum, Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Bungo bersama beberapa anggota pengajiannya yang sering berkumpul di masjid itu.

Eka pernah menyatakan niatnya untuk pergi ke Suriah sebelum melakukan aksi pembakaran Polres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017) dini hari.

"Eka Fitra Akbar pernah bercerita kepada orang tua perempuannya bahwa dirinya ingin berjihad ke Suriah," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto melalui keterangan tertulis, Senin (13/11/2017).

Eka yang menikah dengan Endah Handayani mendapatkan buah hati yang masih berumur 8 bulan, Abdul Azzam bin Eka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved