Dokter Ini Mengaku Beri Obat Biasa pada Bocah yang Kulitnya Melepuh, Tidak Tahu Pasien Ada Elergi
Citra Abelian, bocah berusia lima tahun yang tubuhnya melepuh usai minum obat dari Dr Fredy masih
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Citra Abelian, bocah berusia lima tahun yang tubuhnya melepuh usai minum obat dari Dr Fredy masih dirawat di Rumah Sakit Imelda Medan.
Kondisinya memprihatinkan, karena seluruh tubuh hingga ke wajah mengalami luka seperti terbakar.
Untuk memastikan penyebab penyakit ini, Tribun menemui Dr Fredy di balai pengobatannya. Ketika ditemui, Fredy duduk di ruang konsultasi.
"Ada apa ya? Ini mau apa? Darimana rupanya," kata Fredy duduk bersandar di bangkunya, Kamis (23/11/2017) siang. Tribun lantas menjelaskan kedatangan untuk konfirmasi menyangkut bocah yang tubuhnya melepuh. Mendengar itu, rona wajah Fredy berubah masam. Ia sempat terdiam.
"Dia itu (orangtua Citra) terprovokasi karena masalah obat. Sebenarnya bukan salah obat, tapi alergi obat," kilah Fredy. Ia mengatakan, awalnya pasien datang dengan keluhan badan panas.
"Kondisinya saat datang sakit mata. Setelah itu, saya beri obat. Memang badannya panas," kata Fredy.
Lantas, ketika ditanya kenapa bisa muncul penyakit mengerikan seperti itu pada tubuh Citra setelah minum obat, Fredy kembali terdiam.
"Kalau obat itu, kita kan enggak pernah prediksi. Bisa saja memang (penyakit itu muncul) karena obat. Tapi bisa jadi tidak," katanya membela diri.
Ditanya lagi apakah sebelum memberikan obat dokter tidak melihat efek yang akan timbul terhadap pasien, Fredy berdalih ia tidak bisa memprediksi masalah yang akan timbul. Katanya, bisa saja karena kondisi tubuh pasien yang tidak sehat.
"Kalau betul-betul alergi, gimana dokter bisa disalahkan. Dokter enggak bisa disalahkan lah. Kita harus punya pengetahuan dulu tentang obat. Bisa saja gangguan di pribadi, bukan salah di obatnya," kelit Fredy.
Ia berani mengatakan seperti itu karena pada bulan September kemarin dirinya memberikan obat yang sama pada pasien. Namun, kata Fredy, tidak ada masalah dengan tubuh pasien kala itu.
"Karena enggak ada masalah sebelumnya, saya kasih obat yang sama. Jadi enggak bisa lah disalahkan dokter," katanya lagi.
Lantas, apakah ada niat dirinya untuk membantu pengobatan korban, Fredy geleng kepala. Katanya, munculnya penyakit pada diri pasien bukan karena dirinya.
"Jadi jangan bilang salah obat. Kalau alergi obat iya. Memang obat itu dari saya," pungkas Fredy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/citra_20171123_150131.jpg)