Kritik Pelayanan RSUD, Wartawan Gelar Aksi Teatrikal di Depan Kantor Bupati
Wartawan pun membawa kursi roda dengan adegan pasien yang sedang berpura-pura sakit. Kepala, lengan dan kaki pasien itu pun
Penulis: Indra Gunawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Deliserdang (FJD) dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang menggelar aksi unjukrasa di kantor Bupati Deliserdang Kamis, (23/11/2017).
Selain ke kantor Bupati puluhan massa juga bergerak di kantor DPRD Deliserdang.
Aksi unjukrasa sama sama dilakukan oleh wartawan dan LPA lantaran sama-sama memiliki pengalaman mendapatkan pelayanan yang buruk di RSUD Deliserdang.
Dalam aksi ini wartawan pun melakukan aksi teatrikal.
Wartawan pun membawa kursi roda dengan adegan pasien yang sedang berpura-pura sakit. Kepala, lengan dan kaki pasien itu pun dibalut dengan perban dan yang bercak merah.
Baca: Oesman Sapta Lantik Kodrat Shah Jadi Ketua Partai Hanura Sumut
Selain itu juga ada seorang pria yang memakai seragam putih dengan dilengkapi stetoskop.
Ketika melakukan orasi di kantor Bupati, tidak ada satu orang pun perwakilan Pemkab yang mau menemui massa.
Karena hal itu selanjutnya massapun bergerak ke kantor Bupati.
Baca: Pemko Medan Bentuk Tim Pengawas Bangunan Melanggar Izin, Ini Tugasnya
Di tempat ini Wakil Ketua DPRD, Apoan Simanungkalit dengan didampingi Ketua Komisi D, Darwis Batubara dan anggotanya sempat menerima aspirasi massa.
Salah satu wartawan, Gunawan sempat menceritakan bagaimana dirinya diperlakukan saat ingin berobat ke rumah sakit.
"Saya berobat tapi enggak diinfus, orang rumah sakit ngaku ruangan penuh. Dibilangnya bukan ngusir tapi lebih baik cari rumah sakit yang lain. Saya sakit perut seminggu lalu itu," kata Gunawan yang merupakan warga Lubukpakam.
Mendengar hal ini, Apoan Simanungkalit pun juga ikut berucap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/demonstrasi_20171123_171814.jpg)