Cerita Seleb
Bondan Winarno Dikremasi Seturut Agama yang Dianutnya
Pakar kuliner berjargon "maknyus" tersebut meminta jenazahnya dikremasi dapat beristirahat tenang dalam tidur panjang.
TRIBUN-MEDAN.com - Pada tahun 2010, sekitar 7 tahun sebelum meninggal dunia, almarhum Bondan Winarno pernah ditayanya warganet soal apa agamanya.
Pertanyaan itu dilontarkan melalui Twitter.
Pemilik akun @nina_azkanich menulis kicauan, "@PakBondan muslim."
Rupanya akun @nina_azkanich kini terhapus.
Baca: Setelah Lepas Jilbab, Rina Nose Akhirnya Ungkap Alasan Bahagia Tanpa Agama. Sebut-sebut Mario Teguh
Baca: Langka, Satu Pria dan 3 Perempuan di Satu Pelaminan yang Bikin Heboh
Baca: Ahmad Dhani Resmi Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Media Sosial
Baca: Selama Setahun Pasangan Kakek Nenek Berfoto Bersama Tetapi Foto Terakhir Bikin Menangis
Baca: Maia Estianty Berikan Tanggapan Tak Terduga saat Disinggung Mengenai Pelakor
Baca: Bikin Bangga, Peterjun Kopassus Indonesia Raih Juara 3 di Asiania 2017
Baca: Terkait Reuni Alumni 212, Sandiaga Uno Sebut Izinnya Ada pada Anies Baswedan
Namun, warganet masih menyimpan kicauannya.
Kremasi
Mengembuskan nafas terakhir, Rabu (29/11/2017) pagi, almarhum Bondan seharusnya jenazahnya dimakamkan, Rabu siang atau Kamis (30/11/2017) hari.
Namun, ternyata jenazah Bondan tak akan dimakamkan.
Sebelum meninggal, pakar kuliner berjargon "maknyus" tersebut meminta jenazahnya dikremasi dapat beristirahat tenang dalam tidur panjang.
Hal tersebut diungkapkan anak keduanya, Elisio Raket.
“Sesuai keinginan dan kehendak beliau sebelum meninggal, dia minta dikremasi. Jadi kami akan kremasi jenazahnya," kata Elision di RS Harapan Kita, Jakarta, tempat ayahnya menghembuskan nafas terakhir, sebagaimana dikutip dari situs infotainmentCumicumi.com.
Rencananya, kremasi akan dilakukan pada hari ini.
Baca: Mengharukan! Ditulis Sendiri, Ini Kisah Bondan Winarno Maknyus Lawan Penyakit Sebelum Maut Datang
Baca: Sebelum Wafat, Pak Bondan Winarno Ditanya Apa Agamanya, Jawabannya Mak Jleb
Baca: 3 Hari Sebelum Bondan Winarno Meninggal, Cucu Cantiknya Unggah Foto Ini. Tanda-tanda?
Sudah tahu kan, apa itu kremasi?
Dikutip dari Wikipedia.org, kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya.
Biasanya hal ini dilakukan di sebuah krematorium/pancaka atau biasa juga di sebuah makam di Bali yang disebut setra atau pasetran.
Praktik kremasi di Bali disebut ngaben.
Apabila dilakukan di sebuah pancaka, biasanya jenazah ditaruh di sebuah peti kayu dan dibakar pada suhu 760 hingga 1150°C.
Abu pembakaran kira-kira beratnya sekitar 5 persen berat jenazah.
Di dunia Barat kuno, praktik penunuan mayat dilakukan pula, hal ini disebut di kitab Perjanjian Lama dan banyak dilakukan di peradaban Yunani kuno dan Romawi.
Setelah masuknya agama Kristen di Dunia Barat, penunuan mayat dilarang karena Gereja Kristen percaya akan kebangkitan pada Hari Kiamat.
Tetapi semenjak abad ke-19, praktik ini sering dilakukan lagi.
Pada tahun 1963, Paus memperbolehkan praktik penunuan mayat lagi untuk umat Katolik dan sejak tahun 1966, para pastor diperbolehkan mengiringi tata cara pengabuan.
Selain alasan-alasan teologis, praktik penunuan mayat seringkali dilakukan berdasarkan pertimbangan praktis: lahan pekuburan yang semakin terbatas di kota-kota besar membuat orang memilih pengabuan daripada penguburan.
Agama/aliran yang menganjurkan atau memperbolehkan pengabuan:
* Buddha,
* Hare Krishna,
* Hindu.
Beberapa aliran/denominasi Kekristenan:
* Gereja Advent Hari Ketujuh,
* Gereja Anglikan,
* Gereja Baptis,
* Christian Science,
* Gereja Katolik,
* Gereja Methodis,
* Gereja Moravian,
* Gereja Mormon,
* Gereja Presbyterian,
* Saksi Yehuwa,
* Yahudi Liberal,
* kaum Sikh,
* kaum Quaker.(*)
Berita Ini Sudah Tayang di Tribun Timur dengan Judul Bondan Winarno Agama - Sesuai Agama Dianut, Bondan Winarno Minta Jenazahnya Tidak Dikubur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bondan-winarno_20170321_085954.jpg)