Insan Perbankan Sumut Rayakan Natal Bersama Anak Panti Asuhan

Ratusan jemaat terdiri dari orang tua hingga pemuda-pemudi memadati Tiara Convention Center, Medan, Minggu (3/12/2017).

TRIBUN MEDAN/Victory
Perayaan Natal Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumatera Utara 2017 bersama anak panti asuhan di Tiara Convention Center, Medan, Minggu (3/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dikenal dengan Natal,menjadi momen bagi umat Kristiani untuk saling bertegur sapa. Seperti perayaan yang diadakan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD),  pekerja perbankan yang ada di Sumatera Utara bersinergi untuk mengadakan Perayaan Natal.

Bertempat di Tiara Convention Center, Medan, Tema Perayaan Natal Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumut 2017 adalah 'Berbahagialah Orang Yang Bertahan dalam Pencobaan' yang diambil dari Yakobus 1:12a.

Amatan Tribun-Medan.com, ratusan jemaat terdiri dari orang tua hingga pemuda-pemudi memadati Tiara Convention Center, Medan, Minggu (3/12/2017). Terlihat juga puluhan anak-anak dari tiga panti asuhan diundang panitia di antaranya Panti Asuhan Trimakasih Abadi, Panti Asuhan Jembatan Kasih Setia dan Panti Asuhan Gracia Children.

Perayaan Natal Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumatera Utara 2017 bersama anak panti asuhan di Tiara Convention Center, Medan, Minggu (3/12/2017)
Perayaan Natal Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumatera Utara 2017 bersama anak panti asuhan di Tiara Convention Center, Medan, Minggu (3/12/2017) (TRIBUN MEDAN/Victory)

Baca: Berani-beraninya Bacok Polisi, Begini Jadinya Nasib Para Kelompok Pengeroyok

Baca: Legenda Sarankan Persib Bandung Buang Pemain Tua

Baca: Katy Perry Manggung Lagi di Indonesia, Berikut Bocoran Jadwal Pertunjukannya

Berbagai ornamen Natal seperti pohon terang dan hiasan natal didesain. Suguhan pujian juga ditampilkan diantaranya, paduan suara PT. Bank Mandiri, paduan suara Bank Sumut dan penampilan paduan suara BPMD Choir dan Chorister.

Ketua BMPD KPw Bank Indonesia Sumatera Utara Arief Budi Santoso mengatakan kegiatan mengundang panti asuhan adalah bukti BPMD perduli saudara yang membutuhkan.

"Bentuk dari kepedulian BPMD melalui kegiatan kerohanian, karena Natal membawa kesederhanaan. Ini bentuk cinta kasih kepada saudara yang kurang beruntung," kata pria berbatik hijau cokelat ini.

Arief juga mengingatkan untuk setiap pekerja perbankan, di moment kegiatan natal sebagai dasar untuk pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) profesionalisme dan Kejujuran kerja.

"Saya mengapresiasi kegiatan hari besar Natal ini dapat berlangsung di tahun 2017 ini. Ini bukti saudara-saudara tidak melupakan kerohanian, karena saya yakin hal ini sebagai dasar terciptanya SDM yang handal," tegasnya.

Ia menambahkan, kiranya di Natal tahun ini dapat membawa kedamaian, keteduhan dan kesejukan bagi seluruh umat tanpa terkecuali.

Ketua Panitia Natal BPMD Sumut 2017 Danny Oscar Pangaribuan mengatakan tali asih kepada panti asuhan sebagai perwujudan rasa syukur atas kelahiran sang Juruselamat Dunia.

"Kita ingin bersukacita dan berbagi kepada sesama," jelasnya.

Pastor Redemptus Simamora dalam khotbahnya mengingatkan sebagai seorang umat Kritiani yang telah ditebus Kristus harusnya dapat tahan uji dari segala pencobaan.

"Pencobaan selalu itu selalu datang di kehidupan kita, sebagai seorang Kristen kita dipersiapkan menjadi kepala dan bukan ekor. Kita dipersiapkan menjadi seorang winner. Jadi jangan mudah mengeluh ketika badai pencobaan itu datang," kata pria yang mengenakan cinctures cokelat ini.

Pastor yang juga merupakan penggembala jemaat di Gereja Katolik Santo Antonius Hayam Wuruk Medan ini mengingatkan untuk pekerja perbankan adalah pekerjaan penting untuk perekonomian negara, untuk itu harus dapat bertanggung jawab untuk setiap tugas yang diemban.

"Tanggung jawab seorang kristen ketika bekerja di Bank, karena kalian bekerja dengan uang. tanggung jawab untuk dapat mengendalikan diri, godaan untuk korupsi semakin tinggi. Di sini kita membutuhkan Yesus untuk memimpin langkah kita," tegasnya. 

Di akhir, Pastor Redemptus mengajak seluruh jemaat untuk tidak hidup seturut keinginan daging melainkan seturut keinginan Allah. "Sekalipun nantinya kamu dipindahkan ke cabang yang di pelosok, maka harus siap. Karena Allah memilki rancangan damai sejahtera bagi anak-anak yang perpegang padaNya," pungkasnya.(cr10/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved