Angkot Medan Mogok
Gara-gara Sopir Angkot Demo, Puluhan Siswa Dharmawangsa Terlambat Ujian
Hal ini mengakibatkan proses ujian semester bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi terhambat.
Penulis: Liska Rahayu |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ribuan angkutan kota (angkot) di Kota Medan melakukan mogok massal sebagai bentuk protes terhadap maraknya angkutan berbasis online, Rabu (13/12/2017).
Hal ini mengakibatkan proses ujian semester bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi terhambat. Dikarenakan tidak adanya angkutan yang bisa mereka gunakan menuju sekolah.
Satu di antaranya SMA Dharmawangsa di Jalan Yos Sudarso, Medan.
Jumlah siswa yang mengalami keterlambatan saat ujian meningkat drastis.
Hingga dua puluh menit ujian berlangsung, masih ada siswa yang terlambat ke sekolah. Terhitung 50 orang siswa SMA Dharmawangsa terlambat saat ujian.
Baca: WOW! Jadi Calo Masuk PNS, Pria Ini Raup Keuntungan Rp 4 Miliar
Wakil Kepala Sekolah SMA Dharmawangsa Sofian Yunus mengatakan hal ini sangat berdampak dalam proses ujian bagi anak-anak didiknya saat ini.
Menyiasati hal tersebut, pihak sekolah memberikan dispensasi tambahan waktu ujian untuk pelajar yang terlambat hingga 20 menit.
Baca: Rusak Helm Driver Gojek, Dua Sopir Angkot Ditangkap Polisi
"Ini sangat berdampak sekali bagi muris sekolah kita. Para murid yang terlambat luar biasa banyak, tidak seperti biasa. Namun jadwal ujian tidak ada perubahan, tapi kita kasih kelonggaran dengan tambahan waktu ujian selama 20 menit," ujar Sofian, Rabu, (13/12/2017).
Pihak sekolah bersama TNI dan Polri juga sempat melakukan pengangkutan kepada para pelajar untuk menuju sekolah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sma-dharmawangsa_20171213_134137.jpg)