Perang Arab Israel 6 Hari, Pasukan Mesir Jebol Benteng Pertahanan Israel Bukan Menggunakan Peledak

Perang Enam Hari (Juni 1967) yang dimenangkan Israel ternyata tidak membuat proses perdamaian Arab-Israel lancar.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Reddit
Kala itu saat pasukan Mesir berperang melawan tentara Israel 

Apalagi pada hari itu semua pasukan Israel hampir semua sedang istirahat untuk memperingati hari besar keagamaan, Yom Kippur.

Kawasan menuju Terusan Suez dari arah Mesir sebenarnya telah dibangun tembok pasir tebal setinggi 18 meter untuk menghambat serbuan musuh.

Tapi pasukan Mesir telah memiliki strategi jitu untuk mendobraknya.

Ribuan tank Mesir yang kemudian menyusul menyerbu pun sulit dibendung.

Gelombang serangan pasukan tank  Mesir yang datang tiba-tiba itu membuat pasukan tank Israel kurang siap dan mulai terdesak.

Apalagi pasukan Mesir yang terus mendesak maju sudah menemukan cara yang ampuh untuk meruntuhkan barikade setinggi 18 meter yang dibangun Israel.

Untuk menghancurkan barikade tembok berpasir itu, pasukan zeni Mesir cukup mengerahkan kanon-kanon penyemprot air bertekanan tinggi yang diekspor dari Jerman dan bukan dengan bahan peledak.

Setelah barikade pasir hancur, pasukan Israel yang kocar-kacir akhirnya memilih mengundurkan diri menuju Gurun Sinai.

Gempuran tank yang didukung senjata antitank telah membuat tank-tank Israel lumpuh dan pasukan infantri yang bertahan pun terpukul mundur.

Benteng Bar Lev Line yang dulu pernah dikuasai Mesir, pun jatuh ke tangan  pasukan Mesir.

Dengan semangat kemenangan yang baru saja diraih, pasukan Mesir yang telah lama menunggu kesempatan untuk merebut lagi Gurun Sinai terus bergerak maju.

Pasukan kavaleri Mesir  segera meluncurkan tank-tank amfibi dan menyeberangkan ribuan pasukan ke seberang Terusan Suez untuk selanjutnya  terus melaju ke Gurun Sinai hingga sejauh 15 km.

Gerak maju pasukan Mesir, 2nd Infantry Division dan 2nd Army,  sangat terbantu oleh kepiawaian pasukan Zeni Mesir yang mampu membangun jembatan apung dalam dua jam saja di atas perairan Terusan Suez.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved