Muhammad Izhak Korbankan Kuliahnya di ITB demi Mengurus 9 Adiknya

Ia memutuskan berhenti kuliah dan mengubur cita-citanya menjadi sarjana kimia pada Maret 2017, atau sejak ibunya jatuh sakit.

KOMPAS.Com
Kisah Muhammad Izhak (22 tahun) terpaksa mengorbankan kuliahnya di ITB Bandung demi mengurus masa depan 9 adiknya setelah ayah dan ibunya meninggal dua dalam waktu setahun terakhir. 

Izhak juga sering bekerja di kebun peninggalan almarhum ayahnya, ketika sedang tidak menggendong Chaerul.

Kisah Muhammad Izhak (22 tahun) terpaksa mengorbankan kuliahnya di ITB Bandung demi mengurus masa depan 9 adiknya setelah ayah dan ibunya meninggal dua dalam waktu setahun terakhir
Kisah Muhammad Izhak (22 tahun) terpaksa mengorbankan kuliahnya di ITB Bandung demi mengurus masa depan 9 adiknya setelah ayah dan ibunya meninggal dua dalam waktu setahun terakhir(KOMPAS.Com)

Ia berharap mendapat pekerjaan tambahan untuk menghidupi keluarganya, termasuk kebutuhan biaya pendidikan adik-adiknya kelak.

Selain itu, ia juga masih ingin melanjutkan kuliahnya, meski tidak di ITB lagi. Izhak berjanji akan kuliah lagi, setelah Chaerul sudah bisa ditinggal dirinya. 

"Adik saya ini suka rewel dan tidak semua orang bisa akrab dengannya. Kalau saya harus kuliah, itu artinya saya harus meninggalkan adik saya lagi," katanya. (*)

Berita ini telah terbit di Kompas.com dengan judul "Kisah Izhak Korbankan Kuliahnya di ITB demi Mengurus 9 Adiknya..."

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved