Breaking News

Edisi Eksklusif

Anggota Dewan Kesal, 6 Bulan Urus Kartu Tanda Penduduk Belum Beres

Disdukcapil selalu saja membuat alasan atas masalah pengurusan e-KTP yang semrawut dan lama.

MEDAN, TRIBUN-Anggota DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting merasakan sendiri ketidakbecusan pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara dalam melayani warga pemohon kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Saat datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, dia tidak digubris.

Pegawai malah 'mengusirnya', menyuruh pergi ke kecamatan membuatkan kartu identitas.

"Tidak benar pelayanan Disdukcapil ini, berengsek layanannya. Tidak becus kerja mereka itu. Pegawainya tidak ada yang becus kerja, kecewa sekali saya," kata Baskami Ginting saat berbincang dengan Harian Tribun Medan/Tribun-Medan.com di Pelataran Parkir Gedung Disdukcapil Sumut di Jalan Iskandar Muda, Medan, sambil saat menunggu supirnya menjemputnya, Senin (18/12).

Berdasarkan pantauan Tribun Medan, hari itu, lambang Garuda bertuliskan DPRD masih tersemat di kemeja yang dikenakan Baskami Ginting ketika mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan untuk melakukan pengurusan e-KTP.

Baskami Ginting, merupakan anggota Fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara datang tanpa didampingi siapa pun. Ia menapaki anak tangga pelan-pelan seraya berpegangan pada railing tangga Gedung Disdukcapil untuk menopang badannya yang tergolong tambun.

Setelah menaiki tangga hingga bercucur berkeringat, Baskami Ginting pun mencoba menanyakan kepada beberapa pegawai Disdukcapil tentang prosedur pengurusan e-KTP. Namun saat dia bertanya, tidak seorang pun pegawai Disdukcapil menanggapinya.

Karena tidak ditanggapi pegawai, Baskami Ginting mendatangi ruangan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, OK Zulfi. Ia lalu bertemu tiga pegawai, staf dari OK Zulfi. Dua orang wanita dan satu orang pria, bernama Bram yang berbicara kepada Baskami Ginting.

Saat berbincang dengan Bram, Baskami menyampaikan keluhannya, e-KTP yang diurusnya, tidak kunjung selesai hingga berbulan-bulan. Meski sudah mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan untuk pengurusan e-KTP. Untuk itu dia pun ingin bertemu dengan OK Zulfi.

Saat menanggapi Baskami, Bram terlihat duduk santai dan tidak begitu menghiraukan apa yang disampaikan Baskami. Sang staf mengutarakan OK Zulfi sedang tidak ada di Kantor Disdukcapil Sumut.

Ketua BKD DPRD Sumut Baskami Ginting (kiri)
Ketua BKD DPRD Sumut Baskami Ginting (kiri) (Tribun-Medan.com/ Nanda Fahriza)

"Lagi tidak ada Pak Kadis. Fotonya itu yang masalah. Jaringan lagi tidak bagus sekarang. Minggu depan aja kembali lagi," ujar Bram.

Baskami pun memutuskan meninggalkan Kantor Disdukcapil Kota Medan melihat cueknya pegawai Disdukcapil.

Wartawan Harian Tribun Medan/www.tribun-medan.com, yang sejak Senin pagi, duduk di Disdukcapil memperhatikan setiap warga yang bertanya kepada para pegawai, yang merupakan ajudan OK Zulfi, perlakuannya sama kepada Baskami Ginting.

Baskami Ginting mengatakan sangat kecewa dengan layanan dari Disdukcapil Kota Medan, karena sudah enam bulan e-KTP yang diurusnya tidak rampung. Padahal dia sudah mengikuti semua prosedur yang diwajibkan untuk mengurus e-KTP, yaitu melakukan pengurusan ke kantor kecamatan.

"Ada masalah apa sehingga harus sampai enam bulan ngak siap-siap e-KTP-nya?" ujar Baskami.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved