SMP Negeri 38 Medan Dapat Gelar Adiwiyata, Ini Rahasianya
Rohanim menjelaskan, SMPN 38 mendapat gelar Adiwiyata sejak tahun 2015 ditingkat provinsi, dan saat ini sedang
Penulis: Liska Rahayu |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Adiwiyata adalah gelar yang didapat untuk upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia.
Di Kota Medan, tidak banyak sekolah yang mendapatkan gelar ini. Sekolah Menengah Pertama Negeri 38 Medan menjadi satu-satunya sekolah yang mendapat gelar tersebut.
"Sekolah Adiwiyata itu adalah sekolah berwawasan lingkungan. Lingkungan ini tidak hanya tanaman dan tumbuhan, tapi lingkungan sekitar secara keseluruhan. Sekolah kita dikasih predikat ramah anak dan ini dapatnya melalui seleksi," ujar Kepala Sekolah SMPN 38 Rohanim Agustri Rabu, (20/12/2017).
Sekolah yang terletak di Jalan Marelan VII Nomor 99, Medan Marelan ini terlihat asri dengan pepohonan rindang di halaman sekolah.
Rohanim menjelaskan, SMPN 38 mendapat gelar Adiwiyata sejak tahun 2015 ditingkat provinsi, dan saat ini sedang mempersiapkan tingkat nasional.
Baca: Dua Hari Berturut Dapat Penghargaan, Ini Kata Gubernur Tengku Erry
SMPN 38 memiliki visi menjadi sekolah yang berkarakter dan berprestasi, berwawasan lingkungan, ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dilandasi iman dan takwa. Untuk mencapai visi tersebut, sekolah yang aktif sampai hari Sabtu ini rutin melakukan salat berjamaah setiap pulang sekolah, yakni dzuhur.
"Siswa-siswi kita setiap hari salat berjamaah dzuhur waktu pulang sekolah. Karena musholanya tidak mencukupi, jadi dibagi dua. Waktu duha juga kita ingatkan kepada anak-anak. Itu buat yang muslim, untuk yang non-muslim, kita ada bedah Al-kitab di hari Jumat," jelas Rohanim.
Baca: Mudik Berdarah di Kapal Wira Glory Menuju Nias, Penumpang: Kami Semua Ketakutan
Untuk membentuk karakter anak didik, sekolah yang dicat warna hijau ini menerapkan praktik baik. Ini dimulai sejak menyambut siswa di gerbang setiap hari. Uniknya, sekolah ini menerapkan tema per harinya pada praktik baik tersebut.
"Jadi ada temanya, Senin temanya nasional, Selasa literasi. Rabu itu ada Rabu bersih. Kamis kreatif, Jumat religi dan Sabtu sehat. Jadi setiap hari Sabtu itu kita olahraga," katanya lagi.
Selain itu, sekolah ini memiliki banyak kata-kata motivasi yang menempel di dinding-dinding sekolah. Banyak pula istilah-istilah kekinian yang memancing kreativitas anak didik.
Baca: HATI-HATI, Pria Ini Jual Kopi Bubuk Sachet, Ternyata Isinya Narkoba
"Kita ada ATM sampah. Itu kepanjangannya Ambil Tabung Manfaatkan, karena kita juga punya bank sampah. Ada GPS, Gerakan Pungut Sampah. Ada juga kata-kata motivasi agar siswa mencapai lima nilai, yaitu religi, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas," katanya.
Selain itu ada LABB, yakni Lihat Ambil Bawa Buang. Melalui slogan-slogan tersebut, SMPN 38 konsisten menjaga lingkungan sesuai gelar Adiwiyata yang mereka miliki melalui slogan-slogan tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/smpn-38-medan_20171220_165826.jpg)