El Clasico
Catatan Penting di Balik Kemenangan Barcelona di El Clasico
Berikut beberapa poin penting dalam kemenangan Barcelona di kandang Real Madrid itu menurut siaran AFP Sports.
TRIBUN-MEDAN.com - Peluang Barcelona untuk memenangi gelar Liga Spanyol (LaLiga) semakin besar setelah menaklukkan musuh bebuyutan mereka, Real Madrid, dengan skor 3-0 pada laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12) malam.
Kemenangan yang tercipta dari gol-gol Luis Suarez, Lionel Messi dan Aleix Vidal itu membuat Barcelona memimpin klasemen sementara Liga Spanyol dengan perolehan 45 poin, unggul 14 angka dari juara bertahan Real Madrid yang duduk di peringkat empat.
Berikut beberapa poin penting dalam kemenangan Barcelona di kandang Real Madrid itu menurut siaran AFP Sports.
Baca: Eks Penyanyi K-Pop Ini Ungkap Kejamnya Dunia Hiburan Korea yang Sesungguhnya
Baca: 13 Fakta Menakjubkan tentang Negara India, Kamu bakal Terpelongo
Baca: 10 Selebriti yang Paling Dicari di Situs Begituan, Donald Trump Masuk Loh
Baca: Mulanya demi Akting, 5 Aktris Cantik Malah Kebablasan Nikmati Adegan Intim yang Diperankan
Baca: Sunan Kalijaga Marah Besar, Tantang Hafidz Muda Taqy Malik yang Talak Cerai Putrinya
Baca: Kekagetan Judika tatkala Penyanyi Latarnya Ikut Audisi Indonesian Idol
Penentuan gelar
Sehari sebelum Natal, Barcelona sudah mendapatkan hadiah berupa kemenangan mengesankan di markas musuh utama mereka.
Mereka tidak hanya mengantar Blaugrana meninggalkan Madriddengan selisih 14 poin, tapi kekalahan pesaing Atletico Madridyang duduk di peringkat kedua dan Valencia di peringkat ketiga pada akhir pekan ini juga membuat Barca kian kukuh memimpin La Liga.
Atletico Madrid dikalahkan Espanyol sementara Valencia ditekuk Villarreal dengan skor sama 1-0. Hasil itu membuat Barcelonamemimpin sembilan poin dari tim di posisi kedua.
Barcelona, yang saat ini berada di bawah pelatih Ernesto Valverde, bahkan belum merasakan kekalahan dalam 25 pertandingan, sejak menderita kekalahan menyakitkan atas Real Madrid dengan skor agregat 5-1 di ajang Piala Super Spanyol pada awal musim ini.
Baca: Tiliklah yang Dilakukan Duo Pedagang Kaki Lima nan Cantik saat Jual Pisang Goreng
Baca: Alamak, Ditanya Asli atau Palsu, Nikita Malah Relakan Bagian Sensitifnya Dipegang Si Penanya
Baca: Aneh tapi Nyata, Sejoli Ini Menikah Tanpa Busana, Keluarga Menolak Hadir
Baca: Sungguh Tega, Wanita dan Selingkuhan Begituan di Depan Anak, Keduanya Ditangkap
Baca: Nekat Membunuh dan Setubuhi Jasad Pujaan Hati selepas Cinta Ditolak
Baca: Sosok Berikut Beberkan Bukti Acara Rumah Uya Settingan, Suguhkan Bukti
Baca: Niat Mau Selingkuh, Istri Dibikin Nangis Darah saat Suami Bilang Begini
Butuh pemain baru
Real Madrid harus membayar mahal kegagalan mereka di bursa transfer musim ini dengan penurunan performa tim secara keseluruhan.
Real Madrid yang melepas Alvaro Morata, James Rodriguez dan Pepe tidak mampu mendapatkan pemain pengganti yang sepadan menyusul kegagalan mereka mendapatkan Kylian Mbappe yang memilih pindah dari Monaco ke PSG.
Los Blancos justru harus menghadapi PSG yang diperkuat Mbappe pada pertandingan 16 besar Liga Champions tahun depan.
Tidak hanya memerlukan pemain baru, Real Madrid juga harus memikirkan pemain cadangan untuk melapisi Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema yang sudah sembilan tahun merumput bersama Madrid.
Keseimbangan Barca
Barcelona berkembang dengan cara yang tak biasa di bawah arahan Ernesto Valverde.
Valverde membangun Barcelona dari lini belakang, berbeda dengan era Pep Guardiola atau Luis Enrique yang memusatkan permainan pada serangan dengan skema "tiki-taka".
Hasilnya, Barcelona belum merasakan kekalahan dan hanya kebobolan 8 gol dalam 25 pertandingan, dengan catatan 18 pertandingan tak kebobolan di bawah asuhan Valverde.
Masa sulit Zidane
"Besok mereka akan memukul saya," kata Zidane mengenai keputusannya memainkan Mateo Kovacic ketimbang pemain populer seperti Gareth Bale, Isco atau Marco Asensio di laga El Clasico tadi malam.
Masa-masa keemasan Zidane dalam dua tahun pertamanya sebagai pelatih nyaris tanpa cela dengan torehan delapan piala termasuk dua gelar Liga Champions nyaris berakhir pada musim ini.
Namun kekalahannya sebagai pelatih senior berarti penilaiannya akan mulai dipertanyakan. Tekanan pada Zidane hanya bisa berkurang jika mereka mampu menyisihkan PSG pada 16 besar Liga Champions tahun depan.
Lewati Ronaldo
Ronaldo menjadi berita utama dalam sebulan terakhir setelah memenangi gelar Ballon d'Or kelima yang menyamai pencapaian Lionel Messi.
Kedua pemain itu memang terus dibanding-bandingkan karena menjadi simbol pesepakbola terbaik yang mewakili generasi mereka.
Penyerang Barcelona itu menutup tahun kalender 2017 dengan torehan 54 gol atau unggul satu gol dari megabintang Real Madrid Cristiano Ronaldo.
Gol ke-54 Messi tercipta di hadapan Ronaldo, melalui eksekusi tendangan penalti menyusul pelanggaran handball Dani Carvajal saat Barca menang 3-0 atas Madrid di Santiago Bernabeu pada laga El Clasico, Sabtu.
Berita Ini Sudah Tayang di Warta Kota dengan Judul Ini Beberapa Catatan Penting di Balik Kemenangan Barcelona di El Clasico
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/el-clasico_20171220_072301.jpg)