Hari Natal

Paus Fransiskus Meminta agar Para Imigran Diberi Penghormatan, Orang Asing Harus Disambut

Paus merayakan Natal kelimanya sebagai pemimpin 1,2 miliar umat Katolik Roma di seluruh dunia.

Daniel Ibanez/CNA
Paus Fransiskus saat menyapa umat di lapangan Santa Peters, 16 Desember 2015. (Daniel Ibanez/CNA) 

"Begitu banyak jejak lainnya tersembunyi dalam jejak Yusuf dan Maria. Kami melihat jejak seluruh keluarga yang terpaksa berangkat pada hari kita sendiri. Kami melihat jejak jutaan orang yang tidak memilih untuk pergi, tapi diusir dari tanah mereka, meninggalkan yang terkasih, "kata Francis.

Baca: Eks Penyanyi K-Pop Ini Ungkap Kejamnya Dunia Hiburan Korea yang Sesungguhnya

Baca: 13 Fakta Menakjubkan tentang Negara India, Kamu bakal Terpelongo

Baca: 10 Selebriti yang Paling Dicari di Situs Begituan, Donald Trump Masuk Loh

Baca: Mulanya demi Akting, 5 Aktris Cantik Malah Kebablasan Nikmati Adegan Intim yang Diperankan

Baca: Sunan Kalijaga Marah Besar, Tantang Hafidz Muda Taqy Malik yang Talak Cerai Putrinya

Baca: Kekagetan Judika tatkala Penyanyi Latarnya Ikut Audisi Indonesian Idol

Menurutnya, para gembala yang menurut Alkitab adalah orang pertama yang melihat anak itu, Yesus dipaksa untuk tinggal di pinggiran masyarakat dan dianggap orang asing yang kotor dan bau.

Mengenakan pakaian putih di gereja bertingkat bunga itu, Francis menyerukan, "Imajinasi sosial baru ... yakni tidak ada yang merasa tidak ada tempat bagi mereka di bumi ini."

Paus yang berusia 81 tahun telah membuat pembelaan terhadap para migran.

Hal ini sering bertentangan dengan para politisi.

Dalam homilinya, Paus berkata bahwa dokumen kewarganegaraan manusia berasal dari Tuhan.

"Inilah sukacita yang kita malam ini dipanggil untuk berbagi, untuk merayakan dan memberitakan. Sukacita yang dengannya Tuhan, dalam rahmat-Nya yang tak terbatas, telah memeluk kita orang-orang kafir, orang berdosa dan orang asing, dan menuntut agar kita melakukan hal yang sama, "kata Francis.

Fransiskus juga mengutuk pedagang manusia yang menghasilkan uang dari para migran yang putus asa sebagai "Herodes hari ini" dengan darah di tangan mereka, sebuah referensi untuk kisah alkitabiah tentang raja yang memerintahkan pembunuhan semua anak laki-laki yang baru lahir di dekat Betlehem karena dia takut Yesus akan menggantikannya. (*)

Berita Ini Sudah Tayang di Tribun Wow dengan Judul Pimpin Misa Malam Natal, Paus Fransiskus Menuntut Penghormatan kepada Para Imigran

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved