Alamak
Selain Turki, Ini Negara yang Larang Wanita Bercadar, Hingga Ada yang Meneriaki Ninja, Setan, & Mumi
Di Jakarta, ia dan puluhan perempuan berniqab menyelinap di antara ratusan orang di Car Free Day –meneriakkan I'm Not Terrorist.
TRIBUN-MEDAN.COM - Perempuan berniqab atau bercadar masih dipandang miring atau disangka teroris.
Tapi Indadari Mindrayanti mencoba mementahkan hal itu dengan menggagas Niqab Squad.
Di Jakarta, ia dan puluhan perempuan berniqab menyelinap di antara ratusan orang di Car Free Day –meneriakkan I'm Not Terrorist.
Dengan begitu, masyarakat tak takut lagi melihat orang bercadar.
Berikut kisah lengkapnya seperti dilansir dari Program Saga produksi Kantor Berita Radio (KBR).

Di Taman Kota 1, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, puluhan perempuan menggelar lapak pakaian bekas.
Namun, pakaian yang dikenakan para perempuan yang menjual baju bekas tersebut justru yang menarik perhatian.
Mereka mengenakan pakaian panjang serba hitam yang menutupi seluruh tubuh kecuali bagian mata.
Rupanya mereka tengah menggelar bazaar amal yang hasilnya akan diberikan pada pengungsi Rohingya.
Sebelumnya, mereka juga melakoni hal serupa saat Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia.
Salah satu perempuan itu, Indadari Mindyaranti.

Dia penggagas Komunitas Niqab Squad sejak Maret 2017.
Indadari bercerita, komunitas ini dibentuk agar para perempuan muslim bercadar tak minder lantaran gaya berpakaian yang tak dianggap tak lazim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wanita-bercadar_20171229_083954.jpg)