Dari Luar Angkasa Astronot Jepang Ini Bikin Heboh soal Tinggi Badannya, Ini Faktanya

Selama di luar angkasa, tubuh para astronaut pada umumnya bertambah tinggi antara dua hingga lima sentimeter.

Editor: Tariden Turnip
REUTERS
Norishige Kanai (kiri) saat ini sedang menjalani misi luar angkasa berdurasi enam bulan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Astronot asal Jepang, Norishige Kanai, membuat kehebohan setelah mencuitkan tinggi badan bertambah sembilan  sentimeter sejak tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sekitar tiga pekan lalu.

"Selamat pagi semuanya, saya mempunyai pengumuman besar hari ini. Kami telah mengukur tinggi badan setelah tiba di luar luar angkasa, dan wow, wow, wow, saya bertambah tinggi setidaknya sembilan sentimeter!

"Saya bertumbuh seperti tumbuhan hanya dalam tiga minggu. Hal ini tidak pernah terjadi sejak SMA. Saya khawatir kalau tubuh saya tidak muat di kursi Soyuz saat harus kembali ke bumi."

Kanai dan dua koleganya terbang ke luar angkasa dari Kazakhstan, 17 Desember 2017.

Mereka akan menjalani misi luar angkasa berdurasi enam bulan.

Selama di luar angkasa, tubuh para astronaut pada umumnya bertambah tinggi antara dua hingga lima sentimeter.

Fenomena itu terjadi karena ketiadaan gravitasi yang menyebabkan tulang punggung memanjang.

Tak lama setelah mencuitkan kenaikan tinggi badannya, Kanai kembali bercuit, bahwa komandan ISS asal Rusia, Anton Shkaplerov, tidak percaya soal tinggi badannya yang melonjak drastis.

"Jadi saya segera mengukur ulang dan angka yang saya dapatkan 182 sentimeter. Ada kenaikan dua sentimeter dibandingkan saat saya di bumi."

"Jadi apakah terjadi salah pengukuran? Namun sepertinya banyak orang telah membicarakan hal ini.

"Saya tidak memiliki penyakit punggung dan sebenarnya rasa sakit saya di sekitar leher dan bahu telah hilang, jadi saya ragu saya meninggi sembilan sentimeter.

"Komandan pesawat Shkaplerov pasti bisa memberikan masukan untuk keraguan ini. Dia adalah astronaut berpengalaman," kata Kanai.

Norishige Kanai

Kanai dan dua koleganya melambaikan salam ke publik sebelum terbang ke luar angkasa dari Kazakhstan, 17 Desember 2017/AFP.

Kanai mengatakan, ia sebenarnya hanya meninggi dua sentimeter. Ia mengaku telah salah mengukur tinggi badannya.

"Saya sungguh meminta maaf karena mencuitkan berita bohong," tulis Kanai dalam bahasa Jepang di akun Twitter miliknya.

Sumber: bbc
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved