Susah Urus SIM? Kapolrestabes Medan Sarankan Warga Datang ke Lokasi Car Free Day
"Momen car free day kami manfaatkan untuk memberikan pengetahuan bagi mereka yang ingin mendapatkan SIM"
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pengurusan SIM di Satlantas Polrestabes Medan kerap dikeluhkan masyarakat. Apalagi, untuk mengurus SIM masyarakat mengaku diwajibkan punya sertifikat dari penyedia jasa belajar mengemudi.
Menjawab pertanyaan itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto menyebut pengurusan SIM sebenarnya mudah. Hanya saja, masyarakat harus belajar terlebih dahulu tentang praktik lapangan dan ujian teori.
"Kami tiap minggu mengadakan kegiatan di Lapangan Merdeka untuk mengajari masyarakat yang ingin mendapatkan SIM. Momen car free day kami manfaatkan untuk memberikan pengetahuan bagi mereka yang ingin mendapatkan SIM," kata Dadang saat berkunjung ke Tribun Medan, Rabu (17/1/2018).
Baca: Djarot Kesal terhadap Paradigma SUMUT Semua Urusan Mesti Uang Tunai
Baca: Siswa Siluman Banyak Anak Pejabat, Polda Sumut Akan Periksa Orangtua Pelajar
Soal sertifikat dari kursus mengemudi, sambung Dadang, itu tidak dipaksakan. Namun, kata dia, alangkah baiknya jika pemohon SIM lulus dari tempat kursus dengan hasil yang memuaskan.
"Kalau mereka lulus dari tempat khursus, masa kita cegah. Kemudian, soal kursus itukan tidak bisa disalahkan kami," ungkap Dadang.
Polisi, kata Dadang, tidak bisa mengintervensi keberadaan kursus mengemudi. Ia meminta sejumlah pihak tidak mengait-ngaitkan persaingan kursus dengan Satlantas Polrestabes Medan.
"Kalau ngurus sama kami (Satlantas), bayarnya ya tetap sesuai yang ditetapkan negara. Tidak ada yang lain," pungkas Dadang.
Tertarik Online dan Medsos
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto tertarik untuk belajar mengelola media online. Katanya, kepolisian harus mengikuti perkembangan zaman. Apalagi, saat ini media online berperan penting dalam hal penyebaran informasi.
"Kami ingin melakukan perubahan. Dan saya harap, teman-teman bisa saling sharing dalam memberikan informasi menyangkut manajemen media online," kata Dadang saat bersilaturahmi ke Tribun Medan, Rabu (17/1/2018).
Ia mengatakan, dirinya sangat berharap anggota kepolisian dibekali informasi menyangkut manajemen media online. Dengan begitu, informasi-informasi menyangkut kegiatan kepolisian bisa dishare kepada masyarakat.
"Saya lihat manajemen di sini (Tribun) luar biasa. Informasi itu bisa cepat disajikan," katanya.
Dadang mengatakan, dirinya akan mengatur waktu bagaimana personel kepolisian bisa melihat langsung cara kerja petugas online Tribun Medan. Katanya, dengan pengamatan langsung, ilmu yang disampaikan bisa diserap dengan cepat.
Baca Juga:
Susah Urus SIM? Kapolrestabes Medan Sarankan Warga Datang ke Lokasi Car Free Day
Jalin Silaturahmi, Kapolrestabes Medan Minta Tribun Sampaikan Kritik yang Membangun
Siswa Siluman Banyak Anak Pejabat, Polda Sumut Akan Periksa Orangtua Pelajar
"Ya, kami harus diajari juga. Kalau punya ilmu itu harus dibagi lah," kata Dadang disambut gelak tawa Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia (FKD-KG) Medan Aceh.
Hadir dalam kesempatan itu antara lain Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Sembiring, Kasat Lantas AKBP Muhammad Saleh , Kasat Bimmas.
Sementara dari FKD KG antara lain Setiawan (GM Business Tribun Medan), Ketua FKD Kompas Gramedia Medan Aceh Aris Susilo (Unit Sirkulasi Kompas Gramedia), Didit (Gramedia Wholesales), Hindry Gunawan (Toko Buku Gramedia), Kepala Biro Kompas TV Medan Bastian Walter Siahaan, Kompas TV Medan Putra Perwira Lubis, Tumpal Nainggolan (Corporate Facility Management KG).
Menyahuti permintaan Dadang, Pemimpin Redaksi Tribun Medan Domuara D Ambarita menyambut baik rencana tersebut. Kata Domu, manajemen Tribun Medan bersedia dan siap berbagi informasi menyangkut manajemen media online.
"Dengan senang hati kami siap berbagi trik mengelola media online dan medsos. Bapak-bapak sekalian juga jangan sungkan untuk berbagai informasi. Misalnya ada informasi kegiatan, share saja kepada kami," ungkap Domu.
Dalam kesempatan ini, Domu juga memperlihatkan bagaimana tata kelola media sosial Tribun Medan. Ia menjukkan live streaming fan page facebook kunjungan Dadang ke Tribun Medan lewat layar monitor.
Baca: Kapolrestabes Medan yang Baru Serius Tangani Begal dan Teroris
Dia juga menunjukkan prestasi Tribunnews.com Network sebagai media portal berita online nomor satu di Indonesia menurut pemeringkat Alexa.com, dan nomor 111 secara global.
Menurut Domu, sekitar 750 orang wartawan/fotografer Tribunnews.com Network dari 29 kota yang tersebar di 25 provinsi, memproduksi berita, "dari desa mengepung kota."
Berita-berita tersebut, baik naskah, foto dan video dimuat 33 portal online Tribun Network di seluruh Indonesia.
Sesi pengunjung portal www.Tribun-Medan.com, rata-rata 10 juta per bulan. Jumlah pengnjung yang sangat besar ini setiap hari diduguhi berita terkini, unik dan menarik yang disajikan dalam rupa berita mendalam (indepht news) dan eksklusif sebagai pembeda (diferensiasi) dari media lainnya. (Ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/antrean-warga-yang-mengurus-sim-online-mengular-di-lapangan-merdeka_20151206_134600.jpg)