5 Bau Pada Tubuh Jadi Tanda Gangguan Kesehatan
Bau badan, bau kaki, atau pun aroma busuk dari mulut sering kali menjadi masalah dalam pergaulan.
Hal ini biasanya berakibat pada kembung, gas bau, kotoran cair, dan berbau busuk.
Komplikasi intoleransi laktosa bervariasi bagi tiap orang. Ada yang mengalami mual, kram, diare, dan muntah di samping kentut dan kotoran yang berbau busuk busuk.
Kamu dapat menemui dokter untuk merekomendasikan jumlah laktosa yang dapat dikonsumsi tubuh per hari.
Atau dokter biasanya juga memberi resep pil Lactaid, yang mengandung enzim laktase dan memungkinkan Kamu mencerna susu dalam 45 menit.
4. "Fruity Breath" dan Diabetes
Komplikasi diabetes adalah diabetes ketoasidosis (DKA), yang terjadi ketika tubuh mengalami penurunan insulin dan kadar gula darah meningkat.
Bila tubuh tidak dapat menciptakan energi yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan baik, ia mungkin mulai memecah asam lemak untuk melengkapi.
Kondisi ini menyebabkan terbentuknya keton dalam darah dan aseton (komponen yang sama ditemukan pada penghilang cat kuku) yang menyebabkan bau khas pada nafas yang disebut "fruity breath".
Baca juga: Menyusui Bayi Jauhkan Sang Ibu dari Risiko Diabetes
Hal ini lebih sering terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1,lebih banyak daripada pada penderita diabetes tipe 2.
DKA dapat menyebabkan penderita muntah dan sering buang air kecil. Pada gilirannya tubuh kehilangan cairan hingga tingkat yang berbahaya.
Dua gejala itu pun dibarengi dengan gejala diabetes lainnya, seperti kelelahan, penglihatan kabur, dan penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya.
Jika Kamu memiliki sejumlah gejala ini, sebaiknya segera berkonsultasi ke rumah sakit.
5. Bau kencing menyengat dan infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kencing (ISK) dapat menghasilkan urin dengan bau menyengat. Hal ini terjadi karena bakteri seperti Escherichia coli memasuki saluran kemih dan uretra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bau-bada_20171215_101812.jpg)